Pantau Flash
Kemendikbud Terbitkan Kepmen 719/P/2020 Tentang Kurikulum Darurat
Dishub DKI Sebut Ganjil Genap Bisa Berlaku Seharian Tanpa Skema Waktu
Pemerintah Izinkan Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning dan Hijau COVID-19
Waketum PPP Reni Marlinawati Meninggal Dunia
Kasus Positif COVID-19 per 7 Agustus Melonjak 2.473 dengan Total 121.226

Soal Pemanggilan Ketum FPI, Kuasa Hukum Minta Diagendakan Ulang

Soal Pemanggilan Ketum FPI, Kuasa Hukum Minta Diagendakan Ulang Polda Metro Jaya (Foto: Pantau.com/Anugerah Ali)

Pantau.com - Kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Sugito Atmo Pawiro mengatakan bahwa Ahmad Sobri Lubis tak akan memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Pihaknya pun lantas meminta penyidik untuk mengagendakan ulang pemeriksaan tersebut.

Ahmad Sobri saat ini masih berada di luar kota sehingga tak bisa memenuhi panggilan polisi.

"Beliau kembali hari Jumat (13 September 2019). Kita minta jadwalkan ulang," ucap Sugito saat dikonfirmasi, Rabu (11/9/2019)

Baca juga: Pemeriksaan Ketum FPI Ahmad Sobri Berkaitan Dugaan Makar Eggi Sudjana

Sugito pula memastikan jika nanti Sobri bakal memenuhi panggilan kedua dari pihak kepolisian serta memberikan klarifikasi terkait kasus tersebut.

"Sepulang dari Aceh kita akan datang untuk klarifikasi perkara yang mana. Insyaallah kita akan tetap datang. Kita akan tetap punya itikad baik dengan permasalahan ini," kata Sugito.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Sobri Lubis diagendakan menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya atas kasus dugaan makar.

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Ketum FPI Tak Akan Hadiri Panggilan Polisi

Rencannya, pemeriksaan akan berlangsung pada Rabu (11/9/2019), sekitar pukul 10.00 WIB.

Pemeriksaan itu merupakan tindak lanjut dari laporan polisi dengan nomor LP/B/0391/IV/2019/Bareskrim tanggal 19 April 2019, atas dugaan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara/makar.

Dalam laporan polisi itu, sosok pelapor diketahui Supriyanto, yang kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Perkara itu merupakan peristiwa yang terjadi di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu, 17 April 2019.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: