Soal Usulan Duet Pemersatu Bangsa, Ganjar malah Ngeles

Headline
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menyampaikan sambutan pada peresmian Gedung Islamic Center Kabupaten Jepara, Kamis (12/5/2022). ANTARA/HO-Humas Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menyampaikan sambutan pada peresmian Gedung Islamic Center Kabupaten Jepara, Kamis (12/5/2022). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

Pantau – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengomentari usulan Surya Paloh soal duet pemersatu bangsa pada Pilpres 2024. Ganjar menjawab dengan nada bercanda.

Sebelumnya Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengusulkan duet pemersatu bangsa Anies-Ganjar kepada Presiden Jokowi. Penjabat berambut putih itu malah membalasnya dengan berseloroh.

“Aku yo duet karo bojoku (saya ya duet sama istriku),” kata Ganjar Minggu (26/6/2022).

Ganjar ditemui wartawan usai mengikuti Tari Gathutkaca secara kolosal di car free day (CFD) Solo.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo yang juga hadir dalam acara tari kolosal, mengaku belum mengetahui usulan duet pemersatu bangsa tersebut. Namun dirinya menegaskan bahwa penentuan capres PDIP murni hak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Siapa yang mengusulkan? Tanya ke sana saja. Kalau PDI Perjuangan jelas tegak lurus kepada ketua umum,” kata pria yang akrab disapa Rudy itu.

Terpisah, usulan tersebut ditanggapi oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, ia menilai pemersatu bangsa bukan hanya sebatas figurnya saja.

“Permersatu bangsa ya Pancasila. Jangan dipersempit pada figurnya saja,” kata Hasto di Jakarta Convention Center, Sabtu (25/6/2022).

Dirinya menambahkan bahwa pancasila terbukti sebagai pemersatu bangsa, seperti yang dikatakan oleh Presiden RI pertama Soekarno.

“Pemersatu bangsa terbukti karena Yugoslavia pecah beberapa negara. Karena Bung Karno dan Presiden itu ketika berdialog tentang legacy apa bagi bangsanya masing-masing. Bung Karno mengatakan pancasila adalah pemersatu bangsa,” tambahnya.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni