SPDP sudah Diterima Kejagung, 30 Jaksa Siap Turun Tangan

Headline
Kejaksaan AgungKejaksaan Agung (Foto: Istimewa)

Pantau – Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) empat tersangka pembunuhan Brigadir J, dari Bareskrim Polri.

Selain Ferdy Sambo, Kejagung juga telah menerima SPDP tiga tersangka lainnya, yakni Bharada Richard Eliezer (RE), Brigadir Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma’ruf (KM).

“Kita sudah menerima SPDP,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana kepada wartawan, Jumat (12/8/2022).

Selain itu, Kejagung juga sudah mengeluarkan surat penunjukan jaksa penuntut umum dalam perkara ini. Ketut memastikan jaksa penuntut umum akan bersikap profesional.

“Dan sekaligus sudah mengeluarkan penunjukan jaksa penuntut umum dalam perkara dimaksud. Tentu dalam penanganan perkara apa pun jaksa penuntut umum tanpa diminta dan disuruh harus profesional,” kata Ketut.

Ketut melanjutkan, ada 30 jaksa yang ditunjuk untuk menangani kasus pembunuhan Brigadir J.

“SPDP sudah masuk ke Jampidum dan sudah ditunjuk 30 JPU untuk menangani perkara tersebut,” ujarnya.

Penanganan Kasus Dugaan Pelecehan Dihentikan

Penanganan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang dilakukan oleh Brigadir Nofryansah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J akhirnya dihentikan pihak Bareskrim Polri.

Menurut Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian, adapun alasan penghentian terhadap kasus dugaan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang dilakukan oleh Brigadir J karena tak ditemukannya peristiwa pidana.

“Berdasarkan hasil gelar perkara tadi sore, dua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana,” kata Andi Rian dalam konferensi persnya di Mabes Polri pada Jumat (12/8/2022).

Maka dari itu, pihak Bareskrim Polri saat ini sedang fokus menangani laporan polisi (LP) terkait perencanaan pembunuhan terhadap Birgadir J.

“Bukan merupakan peristiwa pidana, sebagaimana rekan-rekan ketahui, saat ini Bareskrim menangani laporan polisi terkait pembunuhan berencana dengan korban Birgadir Yoshua,” ungkapnya.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni