Pantau Flash
Dokter Paru RS Persahabatan: Klorokuin Bukan Obat Pencegahan COVID-19
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19

Sri Bintang Dipolisikan Kasus Ujaran Kebencian, Saksi Ahli Diperiksa

Sri Bintang Dipolisikan Kasus Ujaran Kebencian, Saksi Ahli Diperiksa

Pantau.com - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan menyebut bahwa pihaknya telah menindak lanjuti kasus dugaan ujaran kebencian dengan terlapor Sri Bintang Pamungkas.

Tindak lanjut dalam kasus itu yakni dengan telah meminta keterangan beberapa saksi ahli dan saksi terkait kasus tersebut. Sebelumnya, Sri Bintang Pamungkas dilaporkan Ipong Hembing ke Polda Metro Jaya, pada Rabu (4/9/2019).

Laporan itu berdasarkan pernyataan Sri di salah satu channel Youtube pada 31 Agustus 2019. 

Baca juga: Soal Pemanggilan Ketum FPI, Kuasa Hukum Minta Diagendakan Ulang

Selain itu, laporan tersebut juga telah teregistrasi dengan nomor LP TBL/5572/IX/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus. Sehingga dalam laporan itu, Sri Bintang disangkakan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), atau Pasal 160 KUHP.

Dua pasal itu berkaitan dengan penyebaran informasi yang menimbulkan ujaran kebencian melalui media elektronik, dan menghasut di muka umum.

"Kita sedang memeriksa beberapa ahli dan juga saksi. Kemudian, barang bukti sudah kita lakukan pengkajian dan analisis," ucap Iwan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Sri Bintang Pamungkas Jadi Saksi Ahli Sidang Praperadilan Kivlan Zen

Selain itu, kata Iwan, dalam waktu dekat tim penyidik juga akan melayangkan panggilan pemeriksan terhadap Sri Bintang Pamungkas untuk yang kedua kalinya.

Sebab, pada sebelumnya Sri Bintang Pamungkas tak memenuhi panggilan pada Rabu kemarin dengan alasan tak pernah menerima surat panggilan tersebut.

"Dalam waktu dekat kita akan memanggil lagi Sri Bintang Pamungkas untuk kita minta keterangan," pungkas Iwan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: