Pantau Flash
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International
Polisi Periksa 6 Orang Terkait Tewasnya Siswa-siswi di Sungai Sempor
Korsel Konfirmasi 146 Kasus Baru Virus Korona

Survei Charta Politika: 5 Parpol Sulit Lolos ke Parlemen

Survei Charta Politika: 5 Parpol Sulit Lolos ke Parlemen Rilis survei Charta Politika (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terkait partai politik (parpol) yang paling banyak dipilih masyarakat dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Tercatat, tiga parpol yang mendominasi elektabilitas yakni, Partai Demokarasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Gerinda, dan Partai Golongan Karya (Golkar).

Baca juga: Jokowi-Ma'ruf (Masih) Ungguli Prabowo-Sandi di Hasil Survei Indikator 

Direktur Riset Charta Politika, Muslimin mengatakan, dari survei yang dilakukan selama rentang waktu 19 hingga 25 Maret 2019, tiga parpol itulah yang bertengger di peringkat tiga besar.

"PDIP masih tertinggi 25,3 persen. Kedua ada Gerindra dengan 16,2 persen dan ketiga Golkar dengan 11,3 persen," ucap Muslimin di Restoran Es Teler 77, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Selain itu, lanjut Muslimin, PDI Perjuangan dan Gerinda berhasil meraup elektabilitas yang cukup tinggi lantaran mendapatkan cocktail effect atau efek ekor jas dari pencalonan kadernya yang maju sebagai presiden di pemilihan umum (pemilu) 2019.

"PDIP trennya ada kecenderungan naik dari tahun 2014 hanya 18,9 persen. Kedua ada Partai Gerindra yang juga ada kecenderungan naik dari tahun 2014 yaitu sebesar 11,8 persen," kata Muslimin.

Kemudian untuk papan tengah, ditempati oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Nasdem, serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang masih bersaing ketat.

"Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan persentase 8,5 persen, Partai Demokrat dan Partai Nasdem sama-sama mengantongi suara 5,2 persen, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5 persen," ucap Muslimin.

Sementara, untuk urutan bawah diisi oleh Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Garuda, serta Partai Berkarya yang elektabilitasnya dibawah angka 1 persen dan dipastikan akan tersingkir di pemilu.

"Hanura, PBB, PKPI, Berkarya, dan Garuda ini partai yang agak sulit untuk lolos ke senayan," singkat Muslimin.

Baca juga: Fahri Cibir Lembaga Survei: Dibayar untuk Framing, Bukan Cari Fakta

Untuk diketahui, pengumpulan data pada survei ini dilakukan pada 19-25 Maret 2019 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 Provinsi. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: