Pantau Flash
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020

Surya Paloh Klaim Jokowi Telah Sampaikan Pidato Kebangsaan Terbaik

Surya Paloh Klaim Jokowi Telah Sampaikan Pidato Kebangsaan Terbaik Surya Paloh (Foto: Antara)

Pantau.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan komentar terkait pidato kebangsaan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD. Surya menilai pidato kebangsaan yang disampaikan Jokowi merupakan yang terbaik.

"Saya pikir ini pidato terbaik menggugah memiliki substansi yang cukup menarik membangun spirit semangat kita dan tetap berpijak pada realitas keadaan yang ada dalam keseharian kita," kata Surya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Tolak Ukur Keberhasilan Penegakan Hukum

Surya mengatakan, pidato tersebut telah membangkitkan semua pihak memiliki optimisme yang besar untuk mempercepat proses pembangunan bangsa.

Ia juga menambahkan satu yang paling menarik baginya dalam pidato tersebut saat Jokowi menyinggung adanya ancaman besar bagi bangsa Indonesia.

"Tapi ada ancaman di sana diingatkan yang bisa membuat kita tidak bisa maju bahkan potensi kemunduran salah satunya adalah bangkitnya potensi kaum radikalisme di negeri ini Saya pikir itu menarik sekali," ungkapnya.

Lebih lanjut, terkait dengan soal rencana pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan yang turut juga disampaikan Jokowi dalam pidatonya, Surya menilai hal tersebut merupakan pekerjaan besar untuk mantan wali kota Solo tersebut.

Baca Juga: Jokowi: Ibu Kota Negara Kita Akan Pindah ke Pulau Kalimantan

"Saya pikir itu merupakan salah satu pekerjaan besar Presiden Jokowi ingin mencoba meninggalkan legacy kepemimpinannya. saya pikir kalau memang pengkajiannya itu tepat dan kondisi momentumnya dianggap tepat bagus saja bagi kita," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: