Pantau Flash
Kemendikbud Terbitkan Kepmen 719/P/2020 Tentang Kurikulum Darurat
Dishub DKI Sebut Ganjil Genap Bisa Berlaku Seharian Tanpa Skema Waktu
Pemerintah Izinkan Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning dan Hijau COVID-19
Waketum PPP Reni Marlinawati Meninggal Dunia
Kasus Positif COVID-19 per 7 Agustus Melonjak 2.473 dengan Total 121.226

Tak Hanya Memukul, Sopir Angkot Juga Ancam Polisi dengan Senjata Tajam

Tak Hanya Memukul, Sopir Angkot Juga Ancam Polisi dengan Senjata Tajam Kombes Pol Argo Yuwono (Foto: Antara/Ricky Prayoga)

Pantau.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pelaku penganiayaan terhadap Kompol Nadapdap yang terjadi di wilayah Depok, disebut tak hanya melakukan tindak kekerasan. Sebab, dari hasil pemeriksaan saksi dan korban, pelaku sempat mengancam dengan senjata tajam.

"Sempat keluarkan gunting segala, macam mau digunakan untuk penganiayaan terhadap anggota (Kompol Nadapdap)," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Perwira Menengah Polisi Dibogem Sopir Angkot

Padahal sebelum terjadinya pemukulan, sambung Argo, korban telah memberitahu bahwa dirinya merupakan anggota kepolisian. Namun, pelaku tak mengindahinya dan justru langsung memukulnya.

"Setelah berhenti anggota (Kompol Nadapdap) sampaikan dia anggota polisi dan pelaku enggak percaya langsung main pukul aja," kata Argo.

Lebih jauh, Argo menyebut bahwa saat ini pihaknya telah mengantongi identitas pelaku tersebut dan masih diburu keberadaanya.

"Pelaku masih dalam identifikasi, masih dalam pengejaran sampai sekarang," pungkas Argo.

Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Teroris yang Telibat Perampokan Toko Emas

Diberitakan sebelumnya, Perwira menengah kepolisian, Kompol Nadapdap menderita luka lebam lantaran menjadi korban penganiayaan oleh sopir angkutan kota (angkot), pada Jumat (23/8/2019).

Anggota polisi yang kini bertugas dibagian Intelijen dan Keamanan (Intelkam) itu mengalami luka di bagian bibir dan wajah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan ikhwal kasus penganiayaan itu. Menurutnya, kasus itu juga telah dilaporkan dan teregistrasi dengan nomor LP/1847/K/VII/2019/PMJ/Resta Depok, tanggal 24 Agustus 2019.

"Ya benar, saat ini kasus itu ditangani Polres Kota Depok," ucap Argo saat dikonfirmasi, Senin (26/8/2019).

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: