Pantau Flash
Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi Jakarta untuk ke-4 Kalinya
Seluruh Peserta Sidang Tahunan MPR RI Wajib Melakukan Swab Test
Kadisparekraf DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia Tutup Usia
Subsidi Bunga KUR 6 Persen Diperpanjang hingga Desember 2020
Kantor Pusat BMKG Lockdown Usai 31 Karyawan Reaktif COVID-19

Tak Terlalu Berarti bagi Partai, Gerindra Cuek Jika Sandiaga Tak Kembali

Headline
Tak Terlalu Berarti bagi Partai, Gerindra Cuek Jika Sandiaga Tak Kembali Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Mahesa mengatakan, partainya tak ambil pusing jika mantan Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahhudin Uno tak kembali merapat ke partainya setelah menyatakan mundur saat pencalonanya sebagai calon wakil presiden.

Isu liar Sandiaga bakal masuk ke Partai Amanat Nasional (PAN) saat ini santer diberitakan. Desmond mengungkapkan, sikap keluar masuk partai merupakan hal yang biasa saja.

Baca Juga: Kritik Pidato Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota, Sandiaga: Bukan Prioritas

"Ya itu biasa saja, itu kan pilihan politiknya Sandi mungkin ini jalan dia untuk mencapai yang ingin dia capai masa kita harus halangin," kata Desmond di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Desmond bahkan menegaskan bahwa Sandi tidak mempunyai peran apa-apa dan tak mempunyai power yang berarti di Gerindra. Untuk itu menurut Desmond wajar jika Sandi mencari partai lain untuk bernaung.

"Toh di Gerindra juga bagi kami, dia tidak terlalu berarti apa-apa, jadi kalau dia pindah bagi saya itu tidak merasakan dampak apa-apa. Menurut saya enggak ada masalah ya, orang mencari peluang, mungkin dia lihat Gerindra enggak punya peluang untuk dia," ungkap.

Terkait dengan isu yang menyebut Sandi bakal menjadi calon ketua umum Partai Amanat Nasional, Desmond menjawab hal tersebut secara diplomatis.

Baca Juga: Kursi Wagub DKI Jakarta Kosong Selama Satu Tahun, Sandiaga Uno Heran

"Mau jadi ketua umum, mau sejajar dengan Pak Prabowo itu kan cita-cita yang baik, menurut saya orang kaya gini karena mengejar jabatan gitu loh, biasa saja sekarang orang kejar jabatan," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: