TAMPAK: Kalau Saksi yang Paling Penting Tidak Diperiksa akan Terjadi Degradasi Kepercayaan Masyarakat Terhadap Timsus

Headline
Anggota TAMPAK Saor Siagian (foto: Tangkapan layar)

Pantau – Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK) mengkritik penanganan kasus Brigadir J alias Nopryansyah Yosua Hutabarat. Ia juga mengatakan jika saksi yang paling penting dalam kasus ini tidak diperiksa akan terjadi degradasi kepercayaan masyarakat terhadap tim khusus.

“Jangan sampai ART udah diperiksa ajudan juga sudah diperiksa sampai dua kali. Sementara saksi yang paling penting tidak diperiksa, kami mengatakan kalau saksi yang paling penting ini tidak segera diperiksa. Ini bisa terjadi degradasi kepercayaan kepada tim khusus,” kata anggota Tampak, Saor Siagian kepada wartawan, Selasa (2/8/2022).

Diberitakan sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyatakan pihaknya diperlihatkan satu dokumen dalam pemeriksaan ajudan atau aide de camp (ADC) dan Asisten Rumah Tangga (ART) di rumah Irjen Ferdy Sambo, Senin (1/8/2022).

“Jadi bukan hanya keterangan, tapi ada dokumennya. Nah, dokumen ini yang nantinya akan kita cek. Ini kan dokumen yang kita akan cek validitasnya apakah memang betul dokumen itu dan sebagainya. Karena ini penting bagi kami untuk melapis berbagai bukti dokumen yang sudah kita dapat,” ujar Anam dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta.

Tim Pantau
Editor
Renalya Arinda