Pantau Flash
KPK Gagal Temukan Nurhadi saat Geledah Kantornya di Jaksel
Ojek Online Demo Tolak Revisi UU 22 Tahun 2009
Ratusan Driver Ojol Geruduk Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto-Slipi Ditutup
Bank Indonesia: Uang Beredar di Januari 2020 Meningkat 7,1 Persen
Ada 200 Agen Umrah yang 'Menjerit' Akibat Kebijakan Arab Saudi

Terkuak! Ini Alasan Johan Budi Nyaleg Lewat PDIP

Headline
Terkuak! Ini Alasan Johan Budi Nyaleg Lewat PDIP Juru Bicara Istana Kepresidenan Johan Budi (Foto: Antara)

Pantau.com - Juru Bicara Istana Kepresidenan Johan Budi Sapto Pribowo mengaku ingin beralih ladang pengabdian menjadi calon anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Memang benar, saya menjadi calon legislatif dari PDIP. Saya memutuskan untuk beralih dalam ladang pengabdian yang berbeda yaitu melalui jalur politik," kata Johan melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa(17/7/2018).

Johan yang sebelumnya menjadi Juru Bicara KPK, Deputi Pencegahan KPK hingga Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan KPK itu maju sebagai caleg di daerah pemilihan (dapil) VII Jawa Timur yaitu kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan dan Trenggalek.

"Keputusan ini saya ambil setelah melakukan evaluasi terhadap tugas dan pekerjaan saya saat ini dan perenungan dalam enam bulan terakhir serta sudah berdiskusi dengan keluarga," tambah Johan.

Menurut Johan ia ditawari menjadi caleg dari partai yang juga menjadi asal Presiden Joko Widodo tersebut.

"Saat saat dalam perenungan tersebut, beberapa waktu yang lalu saya ditawari menjadi calon legislatif oleh PDI Perjuangan. Tawaran ini akhirnya saya terima dengan pertimbangan, saya akan lebih bisa berkiprah dan berbuat lebih banyak buat negara jika menjadi anggota DPR," jelas Johan.

Baca juga: Wapres JK: Menteri Nyaleg Mengganggu Kinerja Kabinet

Pemilihan PDIP sebagai partai pengusungnya karena ia menilai bahwa PDI-P adalah partai yang lebih banyak menyentuh dan bicara tentang rakyat kecil.

"Selain itu konsep PDIP tentang negara kesatuan Republik berdasarkan Pancasila serta paham nasionalis religius yang diusung PDIP sesuai dengan prinsip saya dalam bernegara," jelas Johan.

Baca juga: Terungkap! Ternyata Ini Alasan Fahri Hamzah Ogah Dukung Jokowi

Menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan bahwa Johan sudah meminta izin Presiden Joko Widodo.

"Pak Johan Budi telah meminta izin dari Bapak Presiden dan Bapak Presiden telah memberikan izin karena baik Pak Johan Budi maupun PDI-P maju dari Dapil VII Jatim. Kenapa kemudian presiden mengizinkan karena kebutuhan baik partai dan oleh pak Johan Budi sendiri," kata Pramono.

Menurut Pramono, Johan adalah pribadi yang representatif untuk mewakili publik.

"Johan Budi nama yang cukup representatif, namanya cukup baik di publik. Saat yang lalu juga ada usulan internal Johan Budi untuk menjadi cagub- cawagub Jatim. Suara-suara itu ditangkap struktural partai," tambah Pramono. 

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Dera Endah Nirani
Category
Nasional

Berita Terkait: