Pantau Flash
ICW Kritik Penghentian Kasus Dugaan Suap Rektor UNJ
Yodi Prabowo Ditemukan Tewas, Pemred Metro TV Minta Polisi Usut Tuntas
Secapa AD Jadi Sumber Lonjakan Baru Kasus COVID-19, Ridwan Kamil Minta Maaf
Editor Metro TV Ditemukan Meninggal di Pinggir Tol JORR
345 Bioskop yang Tutup di Shanghai Dapat Subsidi Rp37 miliar

Terkuak! Ini Motif Utama Dosen IPB Abdul Basith Rakit Puluhan Bom Molotov

Headline
Terkuak! Ini Motif Utama Dosen IPB Abdul Basith Rakit Puluhan Bom Molotov Abdul Basith. (Foto: manajemen.fem.ipb.ac.id)

Pantau.com - Penyidik Polda Metro Jaya menduga dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) bernama Abdul Basith bersama kelompoknya berencana menggagalkan pelantikan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober.

"Pelaku akan meledakkan sejumlah bom di wilayah Jakarta Barat," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ario Seto di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Status PNS Dosen IPB Abdul Basith Dicabut Jika Terbukti Punya Molotov

Suyudi mengatakan kelompok AB merencanakan menempatkan bahan peledak bom ikan di sepanjang Jalan Grogol hingga Roxy, Jakarta Barat.

Dari hasil pemeriksaan AB dan tersangka lain, Suyudi mengungkapkan pelaku berusaha membuat kerusuhan untuk menurunkan Jokowi sebagai presiden.

Kelompok tersebut dikatakan Suyudi, pengin melengserkan Presiden Jokowi melalui isu kebakaran hutan dan revisi Undang-Undang KPK. "Terakhir target utama mereka membatalkan pelantikan presiden," ungkap Suyudi.

Baca juga: Dosen Abdul Basith Ditangkap atas Dugaan Menyimpan Molotov, Ini Kata IPB

Sebelumnya, AB, seorang dosen IPB ditetapkan sebagai tersangka bersama sembilan orang lainnya sebagai tersangka yakni, S alias L, OS, JAF, AL, NAD, SAM, YF, ALI, dan FEB terkait dugaan kepemilikan bahan peledak.

AB diduga memiliki peran sebagai pemasok bom molotov untuk aksi Mujahid 212 pada beberapa waktu lalu di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Atas perbuatannya AB dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan, dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: