Pantau Flash
PBSI Batal Kirim Pemain ke China Masters 2020 Dibayangi Virus Korona
Kemenlu: Belum Ada WNI di China Terjangkit Virus Korona
UEFA Yakin Euforia Euro 2020 Tetap Sama
Megaproyek Kemenpar di Lombok Diduga Penuh Korupsi
China Klaim Telah Sembuhkan Pasien Pertama Virus Korona

Terkuak! Ternyata Hal Ini yang Buat Ribuan Bangkai Babi Ditemukan di Medan

Terkuak! Ternyata Hal Ini yang Buat Ribuan Bangkai Babi Ditemukan di Medan Bangkai babi ditemukan di aliran Sungai Bederah, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara . (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Pantau.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Azhar Harahap, mengatakan, sebanyak 4.682 ekor babi yang ditemukan mati diduga terjangkit virus Hog Cholera.

"Mengenai penyebaran virus hog cholera pada ternak babi di Sumut sebanyak 4.682 ekor dan terjadi di 11 kabupaten/kota di Sumut,” katanya di Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/11/2019).

Baca Juga: Timbulkan Bau Menyengat, Puluhan Bangkai Babi Ditemukan di Sungai Medan

Menyikapi hal tersebut, pihaknya sendiri telah mengambil langkah-langkah yaitu salah satunya langsung turun ke lokasi Kabupaten/Kota yang terkena wabah, melakukan monitoring sekaligus pengambilan sampel.

" Kita juga memberikan vaksin pada ternak yang masih sehat," ungkapnya.

Selain itu, menurutnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga telah mengeluarkan surat edaran kepada Bupati dan Walikota untuk menekan wabah ini, yakni dengan tidak membuang bangkai babi yang terinfeksi hog cholera sembarangan.

Baca Juga: Video Heboh! Seorang Nelayan Temukan Arca Kuda di Sungai Kahayan Kalteng

“Untuk hog cholera ini tidak berbahaya pada masyarakat dan penularannya hanya dari babi ke babi. Tidak menular ke ternak lain dan manusia. Bahkan dikonsumsi manusia juga tidak ada masalah,” jelasnya.

Adapun sebelas kabupaten/kota itu di antaranya Deliserdang, Humbang Hasundutan, Dairi, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: