Pantau Flash
Pemkot Bogor Perpanjang PSBMK Sampai 13 Oktober
Pemimpin Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmed Tutup Usia
Buruh akan Mogok Nasional 3 Hari Tolak Omnibus Law Ciptaker
Kasus Baru Positif COVID-19 Naik 4.005 dengan Total Kasus 282.724
Sadar COVID-19 Masih Jadi Momok, PSSI Resmi Tunda Lanjutan Liga 1 dan 2

Ternyata Area Revitalisasi Monas Akan Dibangun Jadi Tempat Ini

Ternyata Area Revitalisasi Monas Akan Dibangun Jadi Tempat Ini Suasana pembangunan Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, Senin (20/1/2020). (Foto: Antara/Aprilio Akbar)

Pantau.com - Kontraktor revitalisasi Monumen Nasional (Monas), PT Bahana Prima Nusantara, mengatakan, akan membangun kolam dan plaza (lapangan) di area yang dikerjakan.

Direktur Utama PT Bahana Prima Nusantara Muhidin Shaleh, mengatakan pembuatan kolam dan plaza untuk upacara di Monas itu, menjadi dua fokus pekerjaan yang digarap.

Baca juga: Sebut Alamat Kantor Kontraktor Monas Fiktif, Politisi PSI Akan Disomasi

"Kolam sendiri itu nantinya akan memiliki luas 97 X 40 meter sekian. Jadi ukuran-ukuran lapangan bola lah," ujar Muhidin saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (24/1/2020).

Nantinya, Menurut Muhidin kolam itu akan dilengkapi lampu-lampu sorot yang pendar cahayanya akan diarahkan ke Monas. Selain itu, ia juga menyebut akan menanami area revitalisasi Monas itu dengan pepohonan.

"Di situ akan ada pohon-pohon, di tengah-tengah ada rerumputan dan plaza," ujar Muhidin.

Plaza upacara yang dibangun di kawasan revitalisasi itu, katanya, bisa digunakan untuk pegawai pemerintah daerah bahkan pemerintah pusat.

"Kawasan yang tadi jadi tempat parkir, direvitalisasi jadi plaza yang bisa digunakan Pemda dan Pemerintah Pusat. Jadi sewaktu-waktu kalau kemudian Kemenhan atau AD menggelar alutsista tak perlu jauh-jauh di depan istana juga bisa digelar di Plaza Monas itu. Jadi struktur tanah sedemikian kuat. Soal spek itu luar biasa kuat," ungkapnya.

Kredibilitas PT Bahana Prima Nusantara selaku pemenang tender proyek revitalisasi Monas dipertanyakan oleh politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI). PSI menilai ada kejanggalan pemenang tender proyek revitalisasi Monas, salah satunya ialah alamat kantor yang tidak jelas.

Salah satu anggota DPRD Fraksi PSI, Justin Adrian, menyebutkan kejanggalan alamat Bahana Prima yang berada di tengah pemukiman padat di Ciracas, Jakarta Timur. Menurut Justin di alamat tersebut tidak ada tanda-tanda adanya sebuah kantor dan gedung perusahaan.

Baca juga: PSI Lapor ke KPK Soal Kejanggalan Kontraktor Revitalisasi Monas

Nilai proyek revitalisasi Monas mencapai Rp71,3 miliar. Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI, Blessmiyanda, mengatakan dari 105 perusahaan yang berminat mengerjakan proyek, hanya ada dua perusahaan yang mengajukan dokumen penawaran. Dua perusahaan itu adalah Bahana Prima (Rp64,41 miliar) dan PT Bagas Jaya (Rp66,3 miliar).

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: