Pantau Flash
Mendag Akan Kaji Bulog Impor Gula Konsumsi 200 Ribu Ton
Penyelidikan Dugaan Korupsi Megaproyek Kemenpar di Lombok Dihentikan
Singapura Kucurkan Dana Rp55 Triliun Atasi Dampak Virus Korona
Menkeu Usul Tarif Cukai Plastik, Penerimaan Negara Tambah Rp1,6 Triliun
Jumlah Kematian Akibat Virus Korona di China Tembus 2.000 Jiwa

Ternyata Bentrok Ormas di Perbatasan Cianjur-Sukabumi Dipicu Hal Sepele

Ternyata Bentrok Ormas di Perbatasan Cianjur-Sukabumi Dipicu Hal Sepele Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota menggiring tiga pelaku pembacokan terhadap tiga korban yang memicu terjadinya bentrokan antarormas di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Antara/Aditya Rohman)

Pantau.com - Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo mengatakan terjadinya bentrokan antara dua organisasi masyarakat (ormas) di Kampung Santong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dipicu hal sepele yakni kesalahpahaman.

"Kelompok korban dan pelaku sempat cekcok mulut karena adanya kesalahpahaman dan berbuntut kepada pembacokan yang dilakukan tiga tersangka terhadap tiga korban," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo di Sukabumi, Sabtu (25/1/2020).

Baca juga: Antisipasi Bentrok Ormas, Pengamanan Perbatasan Sukabumi-Cianjur Diperketat

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan terhadap tiga pelaku yakni RT alias T (25), DF alias H (29), dan RM alias E (25) atas penganiayaan yang dilakukannya di Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang karena tersinggung ucapan korban M (30), Y (26), dan H (34).

Akibat dari perkelahian ini bentrokan menjadi meluas, di mana ratusan anggota ormas yang merupakan rekan ketiga korban melakukan aksi balas dendam dengan melakukan penyerangan terhadap sekretariat atau posko ormas yang menaungi ketiga pelaku pada Jumat (24/1) dan berlanjut hingga Sabtu (25/1).

Petugas gabungan dari Polres Sukabumi Kota, Polres Sukabumi, Polres Cianjur, dan Polda Jabar langsung mengantisipasi dengan melakukan penyekatan di jalur-jalur perbatasan serta pengamanan di beberapa titik, sehingga kubu dari dua ormas tersebut tidak saling bertemu.

Meskipun sempat terjadi aksi saling lempar batu, tapi dengan sigap petugas gabungan meredamnya dan satu persatu anggota dua ormas tersebut membubarkan diri dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Ketua Ormas Pasang Spanduk Provokatif Tolak Bioskop PGC

Kapolda Jabar Irjen Rudi Sufahriadi pun turun tangan untuk memantau situasi dan mengimbau kepada dua ormas agar membubarkan diri. Personel bersenjata lengkap pun diterjunkan untuk mencegah bentrokan berulang.

"Ketiga pelaku ini kami serahkan kepada Polda Jabar untuk ditindaklanjuti dan kami mengimbau kepada dua kubu ormas agar bisa menahan diri dan tidak terprovokasi," katanya.

Wisnu mengatakan ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke 2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara sembilan tahun dan Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: