Ternyata Ini Isi Buku Hitam Keramat Milik Setya Novanto

Setya Novanto saat menjalani  sidang e-KTP di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (Foto:Pantau.com/Dini Afriyanti Efendi)Setya Novanto saat menjalani sidang e-KTP di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (Foto:Pantau.com/Dini Afriyanti Efendi)

Pantau.com – Jika pada sidang sebelumnya Setya Novanto kerap menggenggam erat sebuah buku catatan hitam, namun pada sidang kali ini buku tersebut justru tak terlihat. Lantas kemana buku yang disebut-sebut sebagai buku keramat itu?


“(Buku hitamnya) diumpetin, entar ketahuan lagi,” ungkap Setya Novanto kepada wartawan di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (25/1/2018).


Mantan ketua DPR itu memastikan bahwa dirinya tetap membawa buku tersebut selama persidangan, “(Bukunya) ada-lah,ada,” ujar pria yang akrab disapa Setnov itu.


Sebagai gantinya, Setnov hanya memperlihatkan tas laptop berwarna abu-abu dan satu kotak tempat kacamata di atas pangkuannya.


Baca Juga: Tak Lagi Hidup Mewah, Setnov Curhat Jadi Tukang Cuci Piring di Penjara


Buku hitam yang kerap dibawa Setnov tersebut memang menjadi sorotan. Buku keramat itu diyakini berisi nama-nama anggota Parlemen Senayan yang menerima aliran uang korupsi proyek e-KTP. Proyek pengadaan Kemendagri itu disebut telah merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.


Namun, pengacara Setnov, Maqdir Ismail mengatakan, buku hitam itu digunakan untuk mencatat keterangan  para saksi di persidangan.


Agenda  persidangan hari ini adalah mendengarkan keterangan para saksi yang sebelumnya tidak hadir. Seperti Mirwan Amir (mantan wakil ketua badan anggaran e-KTP), Yusman Solihin (pihak swasta), dan Aditya Ariadi Soeroso (pengusaha).

Tim Pantau
Editor
Dera Endah Nirani