Tersangka Korupsi Rp78 Triliun Surya Darmadi Langsung Ditahan Usai Diperiksa Hampir 4 Jam

Headline
Tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit Surya Darmadi tiba di Kejaksaan Agung di Jakarta, Senin (15/8/2022). (ANTARA/Putu Indah Savitri)Tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit Surya Darmadi tiba di Kejaksaan Agung di Jakarta, Senin (15/8/2022). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Pantau – Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa dan langsung menahan pemilik PT Duta Palma Group sekaligus tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit, Surya Darmadi alias Apeng.

Surya Darmadi tiba di gedung Kejaksaan Agung pada pukul 13.56 WIB guna memenuhi panggilan sebagai tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit yang diduga merugikan negara sebesar Rp78 triliun.

Surya yang mengenakan rompi berwarna merah muda kemudian keluar pukul 17.32 WIB dan langsung masuk ke dalam mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi B 2896 DO.

Soal penahanan, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan pihaknya akan langsung menahan Surya Darmadi usai pemeriksaan.

“Hari ini, kami sedang melakukan pemeriksaan atas tersangka SD (Surya Darmadi) dan kami akan melakukan penahanan untuk 20 hari,” kata Burhanuddin dalam konferensi pers di Gedung Kartika Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (15/8/2022).

Terkait dengan lokasi penahanan, Burhanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan menentukan tempat penahanan setelah pemeriksaan berlangsung.

Ia meengatakan bahwa Kejaksaan Agung akan bekerja sama dengan KPK, mengingat Surya Darmadi sedang menjalani proses hukum di KPK.

“Kami akan kerja sama dengan KPK karena ada perkara yang ditangani KPK,” kata Burhanuddin.

Surya Darmadi datang dari Taipei, China dan tiba di Indonesia sekitar pukul 13.00 WIB. Selanjutnya, Darmadi menuju Kejaksaan Agung untuk menjalani pemeriksaan.

Surya Darmadi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit karena merugikan negara mencapai Rp78 triliun.

Selain itu, Surya Darmadi telah ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap dalam kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan Tahun 2014.

KPK telah memasukkan Surya Darmadi ke dalam status daftar pencarian orang (DPO) sejak 2019.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan