Pantau Flash
Proyek Tol Trans-Sumatera, Jokowi Temukan Kendala Aturan Teknis
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Pangandaran Jawa Barat
Getaran Gempa Banten Terasa hingga Jakarta dan Depok
Kementan: Kalung Anti Korona Bukan sebagai Antivirus
Rangkasbitung Banten Diguncang Gempa Magnitudo 5,4

Tersangka Ujaran Rasis ke Mahasiswa Papua di Surabaya Minta Maaf

Headline
Tersangka Ujaran Rasis ke Mahasiswa Papua di Surabaya Minta Maaf Tersangka kasus rasial terhadap mahasiswa Papua (Foto: Antara/Willy Irawan)

Pantau.com - Tersangka kasus dugaan ujaran rasis di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Surabaya, Samsul Arifin, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Papua atas perbuatan yang telah dilakukannya.

"Kepada seluruh saudara-saudaraku yang berada di Papua, saya meminta maaf sebesar-sebesarnya jika ada perbuatan yang tidak menyenangkan," ujarnya di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (3/9/2019).

Baca juga: Polisi Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Rasial ke Mahasiswa Papua

Ia pun mengaku telah memberikan video serta surat pernyataan maaf kepada kuasa hukumnya untuk diteruskan kepada publik. Kuasa hukum SA, Hishom Prasetyo, menyatakan pihaknya akan mengikuti seluruh proses hukum yang saat ini sampai tahap penahanan.

"Kami akan tetap taat hukum menjalani proses hukum yang ada. Jadi, klien kami ditahan selama kurang lebih 20 hari ke depan," ucapnya.

Mengenai langkah yang akan ditempuh setelah kliennya resmi ditahan, Hishom menyatakan bahwa tim masih akan mendiskusikan lebih lanjut.

"Selebihnya kami akan mendiskusikan dengan tim apakah akan mengajukan penangguhan penahanan atau mengajukan upaya hukum lain, seperti praperadilan, akan kami sampaikan kemudian," katanya.

Baca juga: Kasus Rasial di Asrama Mahasiswa Papua, Polisi Cekal 7 Orang ke Luar Negeri

Sementara itu, tersangka kasus penyebaran informasi hoaks dan provokasi di depan AMP Tri Susanti keluar dari ruang penyidikan dengan menggunakan baju tahanan dan topi. Dia memilih bungkam saat ditanya wartawan.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia