Pantau Flash
Total Positif COVID-19 di Indonesia Capai 965.283 dengan 13.632 Kasus Baru
BMKG Prediksi Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Diguyur Hujan Disertai Petir
BPJS Kesehatan Pantau Pemanfaatan Aplikasi P-Care Vaksinasi COVID-19
Gempa Besar Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara
Mendes PDTT Yakin SDGs Desa Mewujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan di Desa

Tertipu PSK Online via Michat, Pria Ini Akui Malu Melapor ke Polisi

Tertipu PSK Online via Michat, Pria Ini Akui Malu Melapor ke Polisi Ilustrasi (Foto: Antara)

Pantau.com - Seorang pria di Mataram, Nusa Tenggara Barat, tertipu modus transaksi pekerja seks komersial (PSK) via aplikasi Michat. Uniknya, bukannya melapor justru korban mengaku merasa malu atas kasus yang menimpanya.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bagian Operasional (Bagops) Polres Mataram Kompol Taufik saat dikonfirmasi wartawan. Kabar penipuan tersebut didapatkan dari seorang korban yang datang ke SPKT pada Selasa 17 September 2019 lalu.

Baca Juga: Iptu Arif Miftahul Huda Meninggal Usai Memantau Karhutla di Kalteng

"Tapi setelah cerita ke anggota, korban tidak jadi lapor. Katanya malu," kata Taufik kepada wartawan, Kamis (19/9/2019).

Taufik menuturkan, berdasarkan cerita korban, pria yang tidak mau menyebutkan identitas dirinya itu mengaku tertipu hingga ratusan ribu rupiah.

Kasus ini berawal dari kenalan melalui akun aplikasi jejaring sosial MiChat, korban mendapat harga penawaran untuk menggunakan jasa PSK tersebut. Dengan kesepakatan harga Rp800 ribu, korban akhirnya mengirim uang panjar ke nomor rekening PSK.

"Katanya dia dikasih harga Rp 800 ribu," ungkapnya.

Usai mengirim uang DP, korban kemudian menyewa kamar salah satu hotel ternama di Kota Mataram.

Lama setelah menunggu di kamar hotel, akun yang mengaku PSK dan telah menerima kiriman uang panjar dari korban tak kunjung datang.

Baca Juga: Bak Film Action, Polisi Kejar-kejaran dengan Pencuri Mobil di Banjarmasin

Bahkan apesnya lagi, korban kehilangan kontak dengan akun yang mengaku dirinya sebagai pemuas nafsu pria hidung belang tersebut.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: