Pantau Flash
Ribuan Buruh Terobos Barikade, Polisi: Aksi Boleh Panas tapi Kepala Harus Dingin
Kala Jokowi Beli Jaket Boomber Motif Tenun Dayak Sintang, Langsung Dipakai!
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran di Tambora, Polisi Turun Tangan
Pesan Khusus Sri Sultan HB X kepada Ridwan Kamil Sangatlah Bijak
BNPB Sebut Pengungsi Erupsi Semeru Meningkat Jadi 3.657 Orang

Tertipu PSK Online via Michat, Pria Ini Akui Malu Melapor ke Polisi

Tertipu PSK Online via Michat, Pria Ini Akui Malu Melapor ke Polisi Ilustrasi (Foto: Antara)

Pantau.com - Seorang pria di Mataram, Nusa Tenggara Barat, tertipu modus transaksi pekerja seks komersial (PSK) via aplikasi Michat. Uniknya, bukannya melapor justru korban mengaku merasa malu atas kasus yang menimpanya.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bagian Operasional (Bagops) Polres Mataram Kompol Taufik saat dikonfirmasi wartawan. Kabar penipuan tersebut didapatkan dari seorang korban yang datang ke SPKT pada Selasa 17 September 2019 lalu.

Baca Juga: Iptu Arif Miftahul Huda Meninggal Usai Memantau Karhutla di Kalteng

"Tapi setelah cerita ke anggota, korban tidak jadi lapor. Katanya malu," kata Taufik kepada wartawan, Kamis (19/9/2019).

Taufik menuturkan, berdasarkan cerita korban, pria yang tidak mau menyebutkan identitas dirinya itu mengaku tertipu hingga ratusan ribu rupiah.

Kasus ini berawal dari kenalan melalui akun aplikasi jejaring sosial MiChat, korban mendapat harga penawaran untuk menggunakan jasa PSK tersebut. Dengan kesepakatan harga Rp800 ribu, korban akhirnya mengirim uang panjar ke nomor rekening PSK.

"Katanya dia dikasih harga Rp 800 ribu," ungkapnya.

Usai mengirim uang DP, korban kemudian menyewa kamar salah satu hotel ternama di Kota Mataram.

Lama setelah menunggu di kamar hotel, akun yang mengaku PSK dan telah menerima kiriman uang panjar dari korban tak kunjung datang.

Baca Juga: Bak Film Action, Polisi Kejar-kejaran dengan Pencuri Mobil di Banjarmasin

Bahkan apesnya lagi, korban kehilangan kontak dengan akun yang mengaku dirinya sebagai pemuas nafsu pria hidung belang tersebut.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: