Pantau Flash
Anggaran Kemenkes dalam RAPBN 2021 Naik Jadi Rp84,3 Triliun
32 Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta Ditiadakan Mulai 16 Agustus 2020
Bio Farma Soal Vaksin Rusia: Tidak Mengikuti Kaidah Ilmiah untuk Registrasi
Sebanyak 38 Orang di DPRD Jawa Barat Terinfeksi COVID-19
Bareskrim Polri Tetapkan Djoko Tjandra sebagai Tersangka Surat Jalan Palsu

Terungkap! Begini Modus Raja Keraton Agung Sejagat Rekrut Pengikutnya

Terungkap! Begini Modus Raja Keraton Agung Sejagat Rekrut Pengikutnya Ilustrasi penguasa Keraton Agung Sejagat. (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, mengatakan, pengikut Raja Keraton Agung Sejagat, Totok Santosa diwajibkan membayar iuran yang besarnya mencapai puluhan juta rupiah.

"Diwajibkan membayar iuran yang selanjutnya dijanjikan akan memperoleh kehidupan yang lebih baik," kata Kapolda di Semarang, Rabu (15/1/2020).

Baca juga: Raja-Permaisuri Ditahan Polisi, Keraton Agung Sejagat Dipasang Garis Polisi

Menurutnya, untuk meyakikan pengikutnya Totok melengkapi dirinya dengan dokumen palsu, termasuk kartu dari PBB untuk meyakinkan bahwa dirinya memiliki kredibilitas sebagai seorang raja. Ia menyebut ada sekitar 150 orang terpengaruh dan akhirnya menjadi pengikut Totok.

Menurutnya, tersangka Totok menjanjikan jika ikut Keraton Agung Sejagat akan terbebas dari malapetaka dan bencana dan kehidupan yang lebih baik. "Kalau tidak mengikuti akan mendapat bencana, malapetaka," ungkapnya.

Totok dan Permaisurinya Fanni Aminadia ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah pada 14 Januari 2020. Kapolda mengatakan, penyidik memiliki bukti permulaan yang cukup untuk keduanya sebagai tersangka.

Baca juga: Video Berkuda Raja Keraton Agung Sejagat yang Gemparkan Purworejo

Ia menjelaskan tersangka memiliki motif untuk menarik sana dari masyarakat dengan menggunakan tipu daya.

"Dengan simbol-simbol kerajaan, tawarkan harapan dengan ideologi, kehidupan akan berubah. Semua simbol itu palsu," tukasnya.                   

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: