Pantau Flash
Kemenparekraf Peringkat Pertama Anugerah KIP Kategori Menuju Informatif
Mentan SYL Resmikan Penggilingan Padi dan Salurkan Bantuan di Bulukumba
COVID-19 RI Pecah Rekor Lagi! Kasus Positif Naik 6.267 dengan Total 534.266
Polisi Bakal Panggil Pihak RS Ummi Diduga Halangi Satgas Soal Swab HRS
Survei SMRC: Mayoritas Publik Tak Mau Tunda Pilkada 2020

Tiga Mahasiswa Uncen Tewas, Diduga Terkena Peluru Karet saat Demonstrasi

Headline
Tiga Mahasiswa Uncen Tewas, Diduga Terkena Peluru Karet saat Demonstrasi Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Sebanyak tiga mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura, tewas diduga terkena peluru karet.

"Dugaan peluru karet, tetapi harus diautopsi dulu. Tim DVI masih melakukan pengecekan identitasnya. Penyebab masih didalami tim DVI," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Baca juga: Kerusuhan Wamena: 17 Orang Tewas, Korban Luka Mencapai 66 Jiwa

Selain tiga tewas, sebanyak 20 mahasiswa juga mengalami luka-luka akibat kericuhan saat pengangkutan mahasiswa pengunjuk rasa dilakukan.

Dedi menuturkan awalnya massa akan dipindahkan ke daerah Expo Waena menggunakan truk dan bus umum dengan dikawal aparat keamanan karena demo di depan Auditorium Uncen Abepura tidak diizinkan.

Pengangkutan itu sempat berlangsung damai, ujar dia, tetapi kemudian sebagian dari ratusan mahasiswa yang pulang dari luar Papua itu membacok satu aparat TNI, Praka Zulkifli, sebagai pengemudi truk dinas hingga gugur dan menyerang personel polisi yang mengawal massa.

Sebanyak enam personel Brimob luka berat karena benda tumpul, batu dan bacokan senjata tajam.

Baca juga: Soal Kerusuhan Wamena, Polisi: Situasi Mulai Kondusif

Setelah itu, Dedi menyebut situasi dinilai mengkhawatirkan untuk aparat keamanan dan masyarakat sehingga personel Brimob melakukan tindakan untuk melumpuhkan para mahasiswa yang melakukan tindakan anarkis.

Ia mengatakan tidak terdapat korban dari masyarakat dalam peristiwa itu.

"Saat ini anggota TNI, Polri dan mahasiswa yang luka dirawat di RS Bhayangkara. Yang meninggal akan diidentifikasi," kata dia.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH