Tim Gabungan Masih Cari 4 Jasad Pekerja yang Dibantai Teroris Papua

Headline
Seorang korban luka tembak dalam serangan KKB di jalur Trans-Papua Barat saat mendapat pertolongan pengobatan di Pos Satgas Satuan Organik Yonif RK 136/TS Kampung Mayerga. ANTARA/HO-Satgas Satuan Organik Yonif RK 136/TSSeorang korban luka tembak dalam serangan KKB di jalur Trans-Papua Barat saat mendapat pertolongan pengobatan di Pos Satgas Satuan Organik Yonif RK 136/TS Kampung Mayerga. ANTARA/HO-Satgas Satuan Organik Yonif RK 136/TS

Pantau – Tim gabungan TNI dan Polri masih melakukan pencarian jasad empat warga sipil korban serangan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kelompok teroris Papua itu menyerang 12 pekerja yang sedang bekerja membangun jalan Trans-Papua Barat rute Bintuni-Maybrat pada Kamis petang (29/9/2022).

Kabidhumas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi mengatakan informasi awal diketahui serangan orang tak dikenal (OTK) di jalur trans Papua Barat itu mengakibatkan satu pekerja mengalami luka tembak di lengan kanan.

Namun, dari hasil pengembangan di lapangan, diduga kuat serangan itu dilakukan oleh KKB yang juga melakukan pembunuhan sadis terhadap empat warga sipil pekerja jalan trans Papua Barat.

“Terkait gambar dan video empat warga sipil korban pembantaian yang sudah tersebar di publik, dapat dipastikan bahwa kejadian itu dalam satu rangkaian penyerangan KKB pada Kamis petang kemarin,” kata Adam Erwindi dalam keterangan pers di Manokwari, dilansir Antara, Jumat (30/9/2022).

Hingga kini, tim gabungan masih mencari jasad empat korban pembantaian dengan dibantu masyarakat perkampungan di sekitar lokasi kejadian.

“Tim gabungan TNI dan Polri sudah berada di lokasi kejadian, sedang berkoordinasi dengan masyarakat untuk mencari jasad empat korban pembantaian. Informasi lengkap terkait identitas para korban akan disampaikan setelah tim gabungan kembali dari lokasi,” ujar Adam.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Aries Setiawan
Penulis
Aries Setiawan