Pantau Flash
Robert Minta Pemain Persib Hindari Kerumunan Saat Jalani Latihan Mandiri
Wow, Ternyata Ada Tiga Juta Warga Luar DKI yang Terima Vaksin Covid-19 di Jakarta
Menteri Halim Ajak Kampus Bersinergi Bangun Desa
Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Nanti
Keren! Greysia/Apriyani Tembus ke Final Olimpiade Tokyo

Tim Hukum 02 Cecar Saksi 01 Soal Rekapitulasi Suara di Kuala Lumpur

Tim Hukum 02 Cecar Saksi 01 Soal Rekapitulasi Suara di Kuala Lumpur Saksi 01 Candra Irawan (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

Pantau.com - Sidang sengketa Pilpres 2019 di MK pihak terkait yakni paslon 01 Jokowi-Ma'ruf mengahdirkan saksi bernama Candra Irawan. Dalam memberikan keterangannya dalam sidang, Candra sempat dicecar oleh Tim Hukum permohon yakni Prabowo-Sandi terkait rekapitulasi suara di Kuala Lumpur, Malaysia dan Papua.

Awalnya Majelis Hakim mempersilahkan pihak pemohon yakni Tim Hukum 02 untuk bertanya kepada saksi yang dihadirkan oleh pihak terkait yakni Jokowi-Ma'ruf. Kesempatan bertanya itu diambil oleh Tim Hukum 02 Teuku Nasrullah.

Nasrullah melemparkan pertanyaan kepada saksi Candra terkait dengan apakah hasil rekapitulasi yang berasal dari Kuala Lumpur, Malaysia juga disampaikan dalam rapat rekapitulasi suara yang dilaksanakan di KPU.

Baca juga: Tim TKN: Saksi 01 dan 02 Akrab saat Rekapitulasi Suara di KPU

Maklum saja, sebelumnya memang saksi Candra sempat bercerita dalam sidang bahwa ia menjadi saksi dalam rapat rekapitulasi hasil suara Pemilu 2019 di KPU.

"Dalam rapat dengan KPU yang dihadiri beberapa komsioner yang saudara ceritakan ada rekap perolehan suara di Luar Negeri?," tanya Nasrullah.

"Betul," jawab Candra.

"Gimana hasil rekap suara di Malaysia atau Kuala Lumpur?," tanya lagi Nasrullah.

"Saudara kalau tidak langsung saudara boleh mengatakan tidak langsung. Apa ada di Kuala Lumpur?," kata Nasrullah.

"Waktu itu tidak ada di Kuala Lumpur," jawab Candra.

Candra kemudian menjelaskan, bahwa rekapitulasi suara Kuala Lumpur disampaikan pada rapat panel. Namun menurutnya pada saat rapat panel ia mengaku tidak mengikuti rapat tersebut. Candra pun mengaku tidak tahu rekapitulasi suara Kuala Lumpur hanya saja ia mengetahui hasil perolehan suara 01 dan 02 di Kuala Lumpur.

Baca juga: Tim 02 Heran 5 Dus Amplop Tak Terpakai, KPU: Tanya Saksi Anda Bos!

Kemudian pihak 02 kembali memperdalam keingin tahuannya kepada saksi. Kali ini pihak 02 melemparkan pertanyaan kepada saksi terkait dengan rekapitulasi suara di Irian Jaya atau Papua.

"Mengenai hasil di Papua bisa jelaskan perolehan ke kita?," tanya Nasrullah.

"Perolehan suara di papua 3 juta sekian. Total suara 02 311 ribu sekiar," jawab Candra

"Terhadap perolehan suara itu ada sengketa? Kalau ada bagaimana?," tanya lagi Nasrullah.

"Saya di setiap tahapan rekapitulasi tidak ada beberapa hal yang disampaikan terkait hal-hal di luar soal hasil perolehan suara," jawab Candra lagi.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Lilis Varwati

Berita Terkait: