Pantau Flash
Jepang Jalani 'The New Normal' Usai Status Darurat COVID-19 Dicabut
Peneliti LIPI Prediksi Warga yang Kembali ke Jakarta Sedikit
Ketegangan AS- China buat Rupiah Melemah Rp14.755 per Dolar
Erick Thohir: 90 Persen BUMN Terdampak COVID-19
YLKI: Rencana Pembukaan Mal 5 Juni Terlalu Gegabah

Tim Hukum 02 Dalami Kehadiran KPU di Acara Pelatihan Saksi 01

Tim Hukum 02 Dalami Kehadiran KPU di Acara Pelatihan Saksi 01 Tim Hukum 02 (Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Kuasa Hukum Prabowo-Sandi kembali mencecar saksi yang dihadirkan pihak Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kali ini tim hukum kubu Prabowo-Sandi dalami kehadiran KPU dalam acara pelatihan saksi Jokowi-Ma'ruf. Awalnya kubu 02 melalui tim hukumnya yakni Teuku Nasrullah memastikan kepada saksi kubu 01 bernama Anas Nashikin bahwa acara pelatihan saksi tersebut tertutup hanya untuk internal TKN, dan itu dibenarkan Anas.

Namun, Nasrullah bertanya perihal kapasitas kehadiran perwakilan KPU, Bawaslu dan DKPP dalam acara tersebut. "Bahwa ada unsur dari KPU, yang hadir juga Bawaslu dan DKPP," ungkap Anas dalam sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: Ditegur Hakim karena Plin Plan, Saksi 01: Siap Salah Yang Mulia 

Kemudian Nasrullah kembali bertanya perihal maksud kedatangan pihak penyelenggara Pemilu tersebut. Ia bertanya apakah 3 lembaga itu hadir sebagai peserta atau pemateri.

"Hadir disitu sebagai peserta, pendengar pemberi materi?," tanya Nasrullah.

"Pemberi materi," jawab Anas.

Merespons kembali jawaban Anas, Nasrullah terus mencecar Anas dengan menanyakan materi yang dibawakan oleh KPU. Anas pun menjelaskan bahwa materi yang disampaikan KPU berupa materi kepemiluan

"(Membawakan materi) yang berkaitan dengan, apa namanya, berkaitan dengan, tata kerja dan tata kelola pemilu," jawab Anas.

Akan tetapi, Nasrullah mempertegas pertanyaannya dengan memastikan, apakah KPU bagian dari saksi TKN 01, karena acara tersebut dilakukan tertutup..

Baca juga: Saksi 01: Ganjar Pranowo Memang Gunakan Narasi

"Kenapa menghadirkan KPU Bawaslu? Apakah KPU sebagai bagian dari saksi 01?," tanya Nasrullah.

Lebih lanjut, mendengar hal itu dalam persidangan sebagai pihak termohon yakni KPU melalui Komisioner KPU Wahyu Setyawan mengaku keberatan atas pertanyaan tim hukum 02 dan jawaban saksi tersebut.

"Yang mulia, kami keberatan dengan pernyataan Pak Nasrullah, kuasa hukum pemohon. Yang menyatakan seolah olah pihak KPU merupakan bagian dari 01. Kami mohon itu dicabut," tegas Wahyu dalam persidangan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi

Berita Terkait: