Timbunan Longsor Pascagempa Cianjur Tewaskan 30 Orang

Headline
Ilustrasi tanah longsor. (Foto: Pixabay)Ilustrasi tanah longsor. (Foto: Pixabay)

Pantau – 30 orang tewas tertimbun longsor pascagempa berkekuatan 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Diketahui, lokasi longsor berada di Jalur Puncak, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang.

Diketahui, 30 korban tewas ini mayoritas pengunjung kafe serta warga yang berada di perkampungan tersebut. Lokasi perkampungan diketahui berada di bawah tebing.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menuturkan, longsor tersebut dikarenakan adanya guncangan gempa 5,6 M dan berdampak sangat besar. Longsor tak hanya menimbun akses jalan, namun juga korban jiwa.

Baca juga: Jalur Cipanas-Cianjur sudah Terbuka, Petugas Temukan 5 Mayat

“Informasi total 30 orang yang meninggal akibat longsor. Paling banyak ialah warga yang tinggal di perkampungan yang lokasinya di bawah tebing yang longsor,” ujar dia, Selasa (21/11/2022).

Ada juga korban pengunjung kafe dan warung yang berada persis di samping Jalan Raya Puncak dan dekat dengan dinding tebing yang longsor. Namun, Doni belum memastikan apakah ada korban tertimbun longsor atau tidak.

“Masih belum tahu apakah masih ada yang tertimbun atau tidak, masih didata oleh petugas dan dilakukan upaya pencarian sambil melakukan normalisasi jalan,” kata dia.

Baca juga: 4 Santri Laki-laki Nekat Lompat dari Lantai 3 Saat Gempa Cianjur

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menyatakan, sebagian korban longsor di kawasan Cugenang belum diketahui identitasnya hingga kini.

“Terbaru tadi ada lima korban yang berhasil dievakuasi tadi pagi. Korban sudah dibawa ke RSUD untuk dievakuasi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, korban gempa Cianjur, Jawa Barat (Jabar) kembali ditemukan pagi ini. Analis Pencarian dan Pertolongan Basarnas Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan, ada lima korban ditemukan di reruntuhan rumah makan di kawasan Cugenang, Cianjur.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino
Penulis
Khalied Malvino