Pantau Flash
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19
Di Tengah Wabah Korona, Menteri Edhy: KKP Akan Berikan Layanan Terbaik

Tol Cipularang Kembali Memakan Korban, Kemenhub Kaji Revisi Batas Kecepatan

Headline
Tol Cipularang Kembali Memakan Korban, Kemenhub Kaji Revisi Batas Kecepatan Mobil yang terlibat kecelakaan di Tol Cipularang (Foto: Antara/Ibnu Chazar)

Pantau.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengevaluasi aturan terkait kecepatan saat melaju di jalan tol apabila diperlukan imbas kecelakaan maut di Tol Cipularang yang terjadi pada Senin siang di KM 91, Purwakarta, Jawa Barat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menjelaskan, saat ini batas kecepatan kendaraan melaju di jalan tol yakni 60-100 kilometer.

“Saat ini teknologi kendaraan semakin bagus, jadi mungkin bisa kita sesuaikan dengan aturan apabila sudah diperlukan,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Baca juga: Kemenhub Soal Tabrakan Beruntun Tol Cipularang: Ruas Itu Cekung dan Turunan

Saat ini, lanjut Budi, pengawasan kecepatan laju kendaraan kewenangannya berada di bawah kepolisian. Pihaknya juga sudah menurunkan personel untuk mengidentifikasi lokasi kecelakaan, terutama terkait kondisi jalan dan rambu lalu lintas.

Budi menuturkan secara geometrik kondisi jalanan di Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta juga turunan dan cekungan, jadi banyak pengendara yang sulit mengendalikan laju kendaraan.

Hasil dari identifikasi awal itu akan ditindaklanjuti dengan kajian agar kejadian kecelakaan maut itu tidak terjadi lagi, mengingat banyak kecelakaan yang terjadi di ruas tol tersebut.

Saat ini, Layanan Jalan Tol Jasa Marga dan Polisi Jalan Raya (PJR) melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar tempat kejadian. Ada dua pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, yaitu contraflow dan pengalihan arus lalu lintas.

Baca juga: Kemacetan di Tol Cipularang Pasca Tabrakan Beruntun, Ini Solusi Jasa Marga

Untuk pengguna jalan yang saat ini berada di sekitar lokasi kejadian, rekayasa lalu lintas lawan arus (contraflow) telah diberlakukan di titik awal Km 93 sampai dengan Km 90.

Sedangkan untuk pengguna jalan yang saat ini dari arah Bandung menuju arah Jakarta dapat keluar melalui GT Cikamuning Km 116 dan masuk kembali ke Jalan Tol Purbaleunyi melalui GT Jatiluhur Km 81.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: