Pantau Flash
Menkes Terawan: 9 WNI Positif Korona di Diamond Princess Tidak Sakit Berat
Kompetisi J-League Ditunda Akibat Virus Korona
Pemerintah Berikan Diskon Tarif Pesawat Akibat Serangan Korona
Komisi III DPR RI Desak MenkumHAM Yasonna Laoly Evaluasi Pegawai
Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Mahasiswa IPB Jadi Petani Modern

Tol Cipularang KM 90 Sering Jadi Lokasi Kecelakaan, Menhub Akan Evaluasi

Tol Cipularang KM 90 Sering Jadi Lokasi Kecelakaan, Menhub Akan Evaluasi Petugas membersihkan sisa kecelakaan (Foto: Antara/Ibnu Chazar)

Pantau.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengirimkan tim untuk menganalisis kondisi jalur Tol Cipularang KM 90 yang kerap menjadi lokasi kecelakaan.

"Pertama, kami prihatin atas kejadian itu dan memang harus ada evaluasi yang mendasar," kata Budi, di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Baca juga:  Mencekam! Begini Detik-detik Sebelum Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Hal itu disampaikannya usai bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam.

"Karena yang sering terjadi (kecelakaan) kan di KM 90 ini. Kita harus evaluasi," katanya.

Budi mengakui seringnya kecelakaan yang terjadi di Tol Cipularang KM 90 membuat perlunya dilakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

"Saya menugaskan Dirjen Darat dan KNKT untuk evaluasi. Selain hal-hal sudah terlihat kasat mata. Yang tidak taat aturan, dan sebagainya," katanya.

Baca juga: 5 Fakta-fakta Kecelakaan Maut di Tol Cipularang

Tim Kemenhub nantinya akan bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan kajian tersebut. Menurut dia, kajian yang dilakukan membutuhkan waktu setidaknya satu minggu, terutama yang berkaitan dengan teknis dan struktur.

"Kalau yang berkaitan dengan teknis, struktural, kita butuhkan paling tidak satu minggu untuk menganalisis apa yang terjadi," katanya.

Sebelumnya, kecelakaan beruntun kembali terjadi di Jalan Tol Cipularang Kilometer 91 dari arah Bandung menuju arah Jakarta, Senin siang, 2 September 2019.

Setidaknya 21 kendaraan terlibat dalam peristiwa kecelakaan itu, yakni sejumlah truk, kendaraan pribadi, dan bus. Sembilan orang meninggal dan delapan orang luka dalam kecelakaan beruntun tersebut. Beberapa kendaraan juga terbakar dalam peristiwa itu.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: