Pantau Flash
KSAD Andika Perkasa: Klaster COVID-19 Secupa AD dari Ketidaksengajaan
Ada 1.671 Kasus Baru di RI, Total Infeski COVID-19 Capai 74.018
Polda Metro Sebut Editor Metro TV Yodi Prabowo Tewas Dibunuh
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba ke MK
Euforia Turki Resmikan Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid

Total 115 Ruas Jalan di Jawa Timur Bakal Ditutup Cegah Meluasnya COVID-19

Headline
Total 115 Ruas Jalan di Jawa Timur Bakal Ditutup Cegah Meluasnya COVID-19 Petugas kepolisian melakukan sosialisasi 'di rumah aja' kepada pengendara yang melintas di jalan Raya Waru, perbatasan Surabaya-Sidoarjo. (Foto: Antara/Umarul Faruq)

Pantau.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur berencana menerapkan kawasan physical distancing dengan menutup sebanyak 115 ruas jalan yang ada di wilayah setempat untuk mencegah COVID-19 semakin meluas.

"Ada sebanyak 36 Polres yang akan menerapkan kawasan physical distancing di 115 ruas jalan," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Surabaya, Selasa (31/3/2020).

Secara terpisah, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengatakan pihaknya telah menetapkan Jalan Raya Darmo dan Jalan Tunjungan Surabaya agar tidak ditutup di hari tertentu saja.

Baca juga: Jokowi: WNI dari Luar Negeri Langsung Berstatus ODP

Kedua ruas jalan ini akan ditutup total selama dua pekan dengan jam yang ditetapkan yakni pukul 10.00-15.00 WIB dan 18.00-23.00 WIB pada hari biasa.

Sedangkan, akhir pekan dan hari libur ditutup pukul 10.00-15.00 WIB dan 18.00-06.00 WIB. "Akan diberlakukan selama dua minggu. Sama jamnya," tutur Budi.

Pemberlakuan buka tutup dua ruas jalan tersebut sebelumnya hanya tiga hari saja, yakni mulai Jumat-Minggu. Penutupan ini dinilai cukup efektif untuk mengantisipasi kerumunan masyarakat yang berdampak pada penularan virus korona atau COVID-19.

Baca juga: Bogor Bakal Sekat Jalur Puncak Usai Desak Anies Lockdown DKI Jakarta

"Sementara Darmo sama Tunjungan dulu. Evaluasinya bagus, karena tidak dilakukan terus menerus jadi kurang efektif. Kemarin cuma Jumat, Sabtu, Minggu karena keterbatasan personel. Sama Kapolda sekarang ditambah personelnya," ujarnya.

Sedangkan, untuk ruas jalan lainnya di Surabaya, lanjut Budi, masih dibuka seperti biasanya.

"Sementara tidak ada, itu saja dulu (dua ruas jalan). Mungkin ada kawasan physical distancing baik kendaraan ataupun orang. Kawasan ini kan mengajak masyarakat untuk lebih banyak aktivitas di rumah," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: