Pantau Flash
Di Hari Raya Idul Fitri, Kasus Positif COVID-19 Naik 3.448 dengan Total 1.731.652
Menag Yaqut: Selamat Memperingati Kenaikan Isa Almasih
Anies Apresiasi Sikap Presiden Jokowi Soal Palestina
11.281 Personel Gabungan Diturunkan Amankan Pelaksanaan Salat Ied di 2.922 Masjid di Jakarta
TPU Pondok Kelapa Tiadakan Kegiatan Ziarah hingga 16 Mei 2021

Tunjuk Firli Jadi Ketua KPK, Komisi III: Kami Tak Bisa Senangkan Semua

Tunjuk Firli Jadi Ketua KPK, Komisi III: Kami Tak Bisa Senangkan Semua Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Nama Firli Bahuri resmi disepakati Komisi III di DPR RI sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Namun sebelum terpilih Firli sempat menuai pro dan kontra setelah KPK menyurati Komisi III terkait dengan rekam jejaknya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III di DPR RI Erma Suryani Ranik, mengatakan, bahwa terpilihnya nama Firli sebagai Ketua KPK wajar menuai pro dan kontra. Ia mengakui  keputusan Komisi III atas terpilihnya Firli sebagai pimpinan yang baru tidak bisa menyenangkan semua orang.

"Ya biasa lah namanya pemilhan pro dan kontra, kita kan enggak bisa menyenangkan hati orang," kata Erma di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: Sempat Menjadi Polemik, Firli Bahuri Ditunjuk Menjadi Ketua KPK yang Baru

Menurutnya lima nama pimpinan KPK baru yang dipilih oleh Komisi III itu merupakan komposisi yang terbaik. Ia menyebut komposisi itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau pro dan kontra menurut kami Komisi 3 biasa lah itu, nggak mungkin bisa menyenangkan hati orang," ungkapnya.

Baca Juga: Tok! Ini Dia 5 Nama Pimpinan Baru KPK 2019-2023

Sementara ketika disinggung apa yang diharapkan dari Firli sebagai Ketua KPK yang baru, Erma meminta Firli harus menjalankan peran sebagai Ketua sesuai dengan UU. Selain itu juga harus bisa bersinergi dengan aparat hukum yang lain.

"Itu mandat UU, bukan kita buat-buat, karena UU menyebutkan demikian, tugasnya tidak ada yang lain, menjalankan UU kpk itu, seperti biasa, jalankan UU," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: