Pantau Flash
Positif COVID-19 di DKI Jakarta Bertambah Terus hingga 7.153 Kasus
Kasus Positif COVID-19 RI 25.773, Nihil Kasus Baru di 10 Provinsi
Desak Presiden Jokowi Mundur, Ruslan Buton Dibawa ke Jakarta
AS Akhiri Hubungan dengan WHO, Trump: Mereka Dikendalikan China
Ada 4.599 Kendaraan Menuju Jakarta Diputarbalik

Uang Miliaran Pemprov Sumut Hilang, Kapolda: Heran Ya Masih Pakai Tunai

Uang Miliaran Pemprov Sumut Hilang, Kapolda: Heran Ya Masih Pakai Tunai Kapolda Sumut (Foto: Antara)

Pantau.com - Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, mengaku heran dengan hilangnya uang milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp1,6 Miliar di halaman kantor Gubernur Sumut, Medan Polonia, Medan, Sumatera Utara.

Ia menilai seharusnya saat pegawai mengambil uang dengan nilai yang besar tersebut, mestinya dilakukan pengawalan.

"Heran ya masih pakai uang tunai, kenapa saat mengambil uang segitu banyak tidak ada yang mengawal," kata Agus di Medan, Rabu (11/9/2019).

Baca Juga: Uang Senilai Rp1,8 Miliar Raib di Halaman Kantor Gubernur Edy Rahmayadi

Selain itu dirinya juga mempertanyakan mengenai pengambilan uang yang secara tunai. Menurutnya, jika uang tersebut untuk pembayaran proyek, bisa langsung kepada pihak proyek, dan jika untuk pembayaran gaji, bisa langsung melalui rekening si penerima gaji.

"Ini sekarang uang apa. Kita mau cek dulu ini," ungkapnya.

Kendati begitu, Agus menegaskan, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan terhadap kasus hilangnya uang senilai Rp 1,6 Miliar tersebut.

"Kita akan lidik kasus pencuriannya. Ya kenapa juga pihak Pemprov Sumut membawa uang tunai dengan jumlah yang besar," tandasnya.

Baca Juga: Bank Sentral China Akan Ikut Urusi Pinjaman Online

Sebelumnya diberitakan, hilangnya uang senilai Rp1,6 miliar di parkiran Kantor Gubernur Sumut terjadi pada Senin. Nantinya uang yang hilang itu digunakan untuk pembayaran honor kegiatan TAPD di lintas OPD.

Dalam keterangan yang disampaikan, sebelum uang yang nilainya mencapai miliaran rupiah itu hilang, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumut, M Aldi Budianto (40) bersama rekannya yang merupakan PHL di biro perbekalan kantor tersebut, Indrawan Ginting (36) mengambil uang dari Bank Sumut yang berada di Jalan Imam Bonjol, Senin kemarin.

Kemudian mereka berdua membawa uang tersebut dengan meletakkannya di bagian bagasi belakang mobil. Setibanya di halaman parkir kantor Pemprov Sumut yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Medan, keduanya meninggalkan mobil untuk Shalat Ashar. Sehabis salat, keduanya terkejut ketika menekan kunci ternyata alarm mobil tidak berfungsi, kemudian saat membuka pintu mobil,  ternyata, lubang kunci mobil telah dirusak dan pintu mobil dalam kondisi terbuka.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Bagaskara Isdiansyah