Pantau Flash
Kepanikan Akibat Korona Mereda, BI: Modal Asing Mulai Masuk
Seluruh Atlet PBSI Negatif COVID-19 Usai Jalani Rapid Test
Pegadaian Ajak Masyarakat untuk Gunakan Transaksi Digital
17.534 Orang di Jakarta Sudah Rapid Test, 282 Dinyatakan Positif COVID-19
Kapolri: Kami Siap Laksanakan Pembatasan Sosial Skala Besar

UAS Akan Bertemu MUI Bahas Video Kontroversi Soal Salib Sore Nanti

Headline
UAS Akan Bertemu MUI Bahas Video Kontroversi Soal Salib Sore Nanti Ustaz Abdul Somad (Foto: Antara)

Pantau.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) hari ini Rabu (21/8/2019) mengundang Ustaz Abdul Somad (UAS) ke kantornya untuk melakukan klarifikasi atau bertabayyun atas viralnya video isi ceramah UAS mengenai salib beberapa hari belakangan.

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi menjelaskan, dipanggilnya UAS ke Kantor MUI atas dasar hasil Rapat Pimpinan Harian MUI yang digelar pada hari Selasa 20 Agustus 2019 kemarin.

"Majelis Ulama Indonesia hari ini mengundang Ustad Abdul Somad (UAS) dalam rangka klarifikasi atau tabayyun videonya yang belakangan viral," kata Zainut dalam keterangan tertulisnya yang diterima Pantau.com, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: Fadli Zon Yakin Ceramah UAS Bukan untuk Diskreditkan Agama Lain

Adapun Zainut mengungkapkan, alasan tabayyun ini dilakukan yakni untuk menggali informasi dari UAS terkait dengan kronologi cermah yang disampaikan hingga menjadi viral dan menimbulkan kontroversi.

"Kami ingin menggali informasi dari beliau untuk mengetahui secara detail tentang kronologi permasalahan agar nantinya tidak salah dalam mengambil keputusan, maka kami perlu bertabayyun terlebih dulu dengan yang bersangkutan dan InsyaAllah beliau siap bertemu dengan kami hari ini jam 15.00 di Kantor MUI," ungkapnya.

Inisiatif diadakannya tabayyun ini lanytaran menurut Zainut MUI sendiri ingin menjadi mediator atau penengah agar permasalah ceramah soal salib ini tak berlarut-larut.

"Untuk hal tersebut MUI mengimbau kepada semua pihak untuk bersabar, tetap tenang, tidak terpancing dan terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja ingin menciptakan keresahan di masyarakat dengan cara mengadu domba antarumat beragama," tandasnya.

Baca Juga: Soal Kasus Salib, Ustaz Abdul Somad Resmi Dilaporkan ke Polda NTT

Sebelumnya diberitakan, UAS menanggapi dugaan penistaan agama tersebut dengan tiga pernyataan bahwa dia hanya menanggapi pertanyaan anggota jemaah, kajian dalam video tersebut disampaikan secara tertutup di dalam masjid, serta kejadian itu sudah lama.

"Pengajian itu lebih 3 tahun lalu. Sudah lama, di kajian subuh Sabtu, di Masjid Annur, Pekanbaru. Karena rutin pengajian di sana, 1 jam pengajian dilanjutkan dengan tanya jawab," kata UAS dalam video yang diunggah akun YouTube FSRMM TV pada hari Minggu, 18 Agustus 2019.

Kendati begitu, UAS mengaku siap menjalani proses hukum yang menghadapinya. "Sebagai warga negara yang baik saya tidak akan lari, tidak akan mengadu, saya tidak akan takut karena saya tidak merasa salah dan saya tidak pula ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa," tandas UAS.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: