Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Video Porno Vina Garut, Polisi Cari Tahu Umur Pemeran Wanita saat Kejadian

Headline
Video Porno Vina Garut, Polisi Cari Tahu Umur Pemeran Wanita saat Kejadian Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kepolisian Resor Garut melakukan pemeriksaan digital forensik video asusila dalam kasus video porno gangbang 'Vina Garut'. Tujuannya adalah untuk mengetahui fakta baru tentang tersangka perempuan yang diduga masih di bawah umur.

"Kami lakukan pemeriksaan digital forensik, objek penyidikannya kepada dua video yang viral," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng kepada wartawan di Garut, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Waduh, Pemeran Pria di Video Porno 'Vina Garut' Positif HIV

Ia menuturkan, barang bukti video asusila telah dikirim ke Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan digital forensik agar dapat diketahui waktu pengambilan video tersebut. Hasil keterangan sementara, kata dia, video tersebut sengaja direkam pada tahun 2018, sementara bulannya belum dapat dipastikan.

"Kami periksa bulannya kapan, karena ada yang bilang Juni, Oktober," ucapnya.

Ia menjelaskan tujuan pemeriksaan digital forensik itu untuk mengungkap fakta lain, jika video direkam setelah bulan April 2018, maka tersangka V sudah dewasa atau sudah berusia 18 tahun.

Baca juga: Heboh Video Porno Gangbang ABG, 'Vina Garut' Jadi Trending Topic Twitter

Namun, video yang menayangkan hubungan dengan tiga pria itu direkam sebelum April 2018, kata Maradona, maka orang yang ada dalam video itu bisa disangkakan pasal berlapis di antaranya pasal perlindungan anak.

"Kalau di bawah April, V ini bisa jadi korban karena masih di bawah umur, pria yang ada di video bisa dikenakan pasal berlapis," tegasnya.

Ia menambahkan, Polres Garut masih mengejar tersangka lain termasuk yang memakai topeng dalam kasus pembuatan dan penyebaran video asusila tersebut.

Identitas tersangka yang belum ditangkap, kata dia, sudah diketahui, tinggal menunggu waktu untuk segera menangkapnya.

"Nanti pelaku lain masih dikejar, kalau sudah ada nanti akan diberi tahu," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: