Pantau Flash
Gawat! Sudah 51 Perkantoran di DKI Jakarta Tutup Akibat COVID-19
Antonio Banderas Umumkan Positif COVID-19 di Hari Ulang Tahunnya
Pemerintah Perpanjang Stimulus Keringanan Listrik hingga Akhir Tahun
Rusia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Setujui Vaksin COVID-19
Menteri Budi: Masa Pandemi Ancam Kebangkrutan Industri Penerbangan

Warga Tagih Janji Soal Becak, Begini Jawaban Anies

Warga Tagih Janji Soal Becak, Begini Jawaban Anies Koordinator Becak dari Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) Jakarta, Rasdullah (kanan) (ANTARA/Fauzi Lamboka

Pantau.com - Perwakilan warga dari Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) Jakarta mempertanyakan janji Gubernur DKI Anies Baswedan tentang pengoperasian kembali angkutan becak.

"Kita minta kepastian, jangan janji-janji melulu, kapan, tanggal berapa, bulan berapa tahun berapa, becak bisa masuk ke area pariwisata," kata Koordinator Becak, Rasdullah saat diskusi peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) internasional di Lapangan Krapu, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa 10 Desember 2019.

Baca juga: TUGPP Rangkap Jabatan, Anies Pasang Tameng dengan Pergub 16 Tahun 2019

Rasdullah mengatakan, bahwa warga pemilik becak sudah bekerja keras menertibkan becak di Jakarta. Saat ini becak, kata dia, sudah bisa diatur dan telah tertata dengan rapi.

"Kendala ada peraturan daerah (Perda) yang masih menghalangi becak, kita minta itu menjadi pertanggung jawaban gubernur," ungkapnya.

Menurutnya, sejumlah alasan yang mendukung pemintaan itu, karena angkutan becak sudah dikatakan sebagai transportasi ramah lingkungan.

Rasdullah menyarankan, jika nama Becak sudah tidak baik lagi, sebaiknya diganti menjadi Angling atau angkutan lingkungan.

"Lengkapnya Angling Darma atau angkutan lingkungan dari masyarakat," tuturnya.

Peringatan hari HAM Internasional di Jakarta diinisiasi oleh Urban Poor Consortium (UPC), jejaring rakyat miskin Indonesia (Jerami) dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) Jakarta.

Sementara itu, pendamping JRMK, Gugun Muhammad mengatakan diskusi Hari HAM tersebut bagian dari evaluasi kontrak politik dari dua tahun kepemimpinan Anies Baswedan.

"Kontrak politik dengan Anies Baswedan, sekarang sudah berjalan dua tahun, sekalian setiap tahun kita melakukan evaluasi, sudah sejauh mana perkembangan yang sudah dilakukan," jelas Gugun.

Baca juga: Singgung Lem Aibon saat Perayaan HAM, Anies Baswedan: Itu Bukan Pencitraan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi pertanyaan warga itu dengan meminta waktu untuk dibahas tersendiri.

"Nanti kita bahas bersama-sama, saya tidak jawab dulu sekarang," kata Anies.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: