Pantau Flash
Menuju 'New Normal', Magelang Akan Perketat Protokol Kesehatan
Tercatat Ada 1.502 Pelanggar Selama PSBB Bogor
Pembatasan Virus Korona Berkurang, Harga Minyak Dunia Naik
Ekonomi Dunia Kembali Dibuka, Dolar AS Tergelincir
Jepang Jalani 'The New Normal' Usai Status Darurat COVID-19 Dicabut

Yakin Menang Versi Quick Count, Jokowi Tetap Tunggu Hasil KPU

Yakin Menang Versi Quick Count, Jokowi Tetap Tunggu Hasil KPU Jokowi saat konpers (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyebut bahwa dari hasil penghitungan cepat belasan lembaga survei, dirinya dan Ma'ruf Amin berhasil memperoleh suara sebesar 54,5 persen, mengungguli suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kami menyampaikan bahwa hasil quick count dari 12 lembaga survei, Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan persentase 54,5 persen dan Prabowo-Sandi mendapatkan persentase 45,5 persen," ucap Jokowi di Resto Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Baca juga: Didampingi Sandiaga, Prabowo Deklarasikan Kemenangan Kali Ketiga

Dengan perolehan persentase suara itu, capres kubu petahana yakin dapat memenangi pilpres. Sebab, berkaca dari pemilu sebelumnya, perhitungan yang dilakukan oleh lembaga survei hampir tepat dengan akurasi 99 persen.

Meski begitu, Jokowi menyebut pihaknya akan tetap menunggu hasil perhitungan resmi yang dilakukan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kita tau semuanya, bahwa yang namanya penghitungan quick count, cara penghitungan yang dari pengalaman pemilu yang lalu akurasinya 99 persen hampir sama dengan real count," katanya.

Baca juga: Klaim Kemenangan, Pendukung Prabowo Ramaikan #PrabowoWinRealCount

"Namun demikian, sekali lagi kita harus tetap sabar menunggu hasil perhitungan resmi KPU," sambungnya. 

Lebih jauh, Jokowi juga mengungkapkan alasan mengapa pihaknya baru pada hari ini memberikan berkomentar terkait dengan hasil penghitungan suara dengan alasan suara yang masuk baru menyentuh angka 70 persen.

"Kalo kemarin saya belum menyampaikan angkanya karena belum masih dibawah 70 persen," singkatnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Reporter
Rizky Adytia Pramana

Berita Terkait: