Pantau Flash
Jubir: Dari 81.668 Kasus Positif, DKI Tertinggi Laporkan Kasus Baru Korona
Akun Twitter Bill Gates Hingga Barack Obama Diretas
Puan Sebut RUU BPIP Beda dengan RUU HIP, Tak Ada Pasal Kontroversial
Banjir Bandang Luwu Utara Sulsel: 24 Orang Meninggal dan 69 Masih Hilang
DPR Terima Surat Presiden tentang Usulan RUU BPIP dari Pemerintah

Yusril Bersedia Jadi Pengacaranya, Jokowi: Bagus, Alhamdulillah

Headline
Yusril Bersedia Jadi Pengacaranya, Jokowi: Bagus, Alhamdulillah Presiden RI Joko Widodo (Foto: Antara)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik dan bersyukur setelah pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, setuju untuk menjadi pengacara pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilu 2019.

"Bagus, Alhamdulillah," ujar Jokowi di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Baca juga: Cerita Yusril Ihza Mahendra Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019

Sebelumnya, Yusril menyatakan kesediaannya menjadi pengacara atau lawyer bagi pasangan nomor urut 01 itu setelah bertemu dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir. Jokowi sendiri menyambut baik kesediaan Yusril yang disebutnya memiliki pengalaman dan profesionalitas yang tak bisa diragukan lagi.

Ia mengatakan, keinginan untuk menggandeng Yusril datang dari dirinya dan juga Erick Tohir.

"Kita yang minta, Pak Erick yang minta," terang Jokowi.

Baca juga: Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf, Tim BPN Prabowo-Sandi Tak Gentar

Menurut mantan gubernur DKI itu, pemilihan sosok Yusril didasarkan pada profesionalitasnya di bidang hukum dan tata negara. "Kita tahu profesionalitasnya Pak Yusril Ihza," katanya.

Jokowi mengaku tak pernah merasa berseberangan dengan Yusril Ihza yang pernah menjadi pengacara HTI beberapa waktu lalu.

"Nggak pernah, beliau dimana-mana profesional," ungkapnya.

Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi

Berita Terkait: