Pantau Flash
Pemerintah Terbitkan Perpres 109/2020 Dorong Pelaksanaan PSN
Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di RSCM dengan Pengawalan Densus 88 dan Brimob
KPK Tangkap Wali Kota Cimahi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Rumah Sakit
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020
KH Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Ketum MUI

Yusril Kembali Tegaskan Dukungan PBB ke Jokowi-Ma'ruf

Yusril Kembali Tegaskan Dukungan PBB ke Jokowi-Ma'ruf Dokumentasi Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra (tengah) bersama sejumlah kader. (Foto: Antara/Akbar Gumay)

Pantau.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra kembali menegaskan komitmen partai untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo hingga akhir periode 2019-2024.

"Partai Bulan Bintang tetap mendukung pemerintah Republik Indonesia dalam kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan," kata Yusril dalam acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat PBB di Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Baca juga: Presiden Jokowi Hadiri Pelantikan Pengurus DPP PBB

Yusril mengatakan posisi partai yang berada di luar atau di dalam kekuasaan pemerintahan bukan persoalan.

Ia berujar bahwa di manapun posisi partai nanti berada, PBB akan tetap berupaya menyumbang sesuatu bagi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.

"PBB selalu menempatkan dirinya sebagai pemecah masalah (problem solver) terhadap masalah-masalah krusial yang dihadapi bangsa dan negara," kata Yusril.

Ia juga mengatakan bahwa Partai Bulan Bintang tidak ingin menjadi pembuat masalah (trouble maker) yang malah membebani negara.

"Sudah begitu banyak masalah yang dihadapi bangsa dan negara kita," kata Yusril.

Baca juga: Bantah Jadi Dewas KPK, Yusril Ihza Mahendra: Mohon Maaf, Saya Tak Minat!

Di depan Presiden, Yusril berpesan kepada seluruh kader partainya untuk memperkuat soliditas partai, dan meningkatkan sumbangsih kepada negara. Yusril mengatakan kader PBB, di jajaran pengurus pusat maupun daerah tidak perlu berselisih hanya demi posisi atau jabatan di organisasi partai.

"Jadi tidak perlu berselisih. Jadi pemimpin itu tidak enak, banyak beban," ujar dia, sembari disambut tawa anggota partai.

Yusril meminta kadernya untuk meningkatkan kontribusi dan menjaga soliditas bangsa, terutama dengan banyaknya masalah di kancah global seperti meluasnya wabah virus corona baru yang berpotensi menggerus pertumbuhan ekonomi, dan juga potensi masih adanya ketegangan geopolitik.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: