Pantau Flash
Rekor Lagi! Kasus COVID-19 di Indonesia Melonjak Naik 8.369 Hari Ini
Lemhannas: Benny Wenda Tidak Punya Kewenangan untuk Deklarasi Papua Barat
Ditangkap Bareskrim di Bogor, Ustadz Maaher Jadi Tersangka Kasus UU ITE
Dari Penggeledahan Rumah Dinas Edhy Prabowo, KPK Temukan Uang Rp4 Miliar
Positif COVID-19, Kasudin Pendidikan Jaktim Meninggal Dunia

Zaynnury Ditemukan Tewas di Saluran Air Sawah Besar Usai Hilang 22 Jam

Zaynnury Ditemukan Tewas di Saluran Air Sawah Besar Usai Hilang 22 Jam Ilustrasi tenggelam. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Zaynnury Mahmud (11) ditemukan petugas damkar dalam kondisi meninggal dunia di saluran air kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, setelah 22 jam dinyatakan hilang akibat hanyut di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Jakarta Timur.

"Korban ditemukan di depan saluran Puri Sehat Kartini Jalan Kartini Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Putra dari pasangan Syaful Anwar dan Sri Hartati warga Jatinegara itu dilaporkan hilang dari rumah sejak Kamis (29/10) pukul 17.30 WIB.

Baca juga: Dikira Teman Nge-prank, Bocah 13 Tahun Tenggelam saat Buat Konten YouTube

Saat itu korban izin kepada orang tua untuk bermain bersama teman-temannya di Sungai Inspeksi Kampung Pulo.

"Kemudian ada layangan putus dan teman-teman korban berlari untuk mengambil layangan tersebut sedangkan korban asik berenang di sungai," katanya.

Setelah teman-teman korban selesai mengambil layangan tersebut, kata Gatot, korban sudah tidak terlihat di sungai inspeksi, yang tertinggal hanya pakaian korban di pinggir sungai.

Baca juga: Video Detik-detik Perahu di Banten Terbalik Renggut Nyawa Tiga Wisatawan

Selang tiga jam kemudian, Damkar Jaktim menerima laporan kejadian tersebut dan mengerahkan delapan personel evakuasi untuk mencari keberadaan korban.

"Sekitar pukul 16.00 WIB barusan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka," katanya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: