Pantau Flash
KPK Tetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka
Covid-19 RI 16 Oktober: Kasus Positif Naik 997 dengan Pasien Sembuh 1.525
Buntut Kabur Karantina, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Rachel Vennya 21 Oktober
Polda Metro Gerebek Holywings Tebet, Ada Ratusan Orang Masih Berkerumun
Jokowi Ogah Manjakan BUMN Sakit: Terlalu Sering Dapat Proteksi, Maaf Enak Sekali

5 Insiden Kartu Merah yang Paling Dikenang dalam Sejarah Sepak Bola

Headline
5 Insiden Kartu Merah yang Paling Dikenang dalam Sejarah Sepak Bola Kartu merah. (Pixabay)

Pantau.com - Kartu merah merupakan sebuah bumbu penyedap dalam pertandingan sepak bola. Banyak drama yang akan tercipta saat seorang wasit merogoh kartu merah dari sakunya.

Terkadang, kartu merah menjadi malapetaka bagi sebuah tim. Jika dalam posisi unggul, maka kartu itu bisa berujung kekalahan. Sedangkan dalam posisi seri atau kalah, mendapat kartu merah tentunya membuat mental tim menjadi makin terpuruk.

Ini dia 5 insiden kartu merah yang paling diingat pencinta sepak bola:

1. David Beckham (Piala Dunia 1998)



Beckham mendapatkan kartu merah saat membela Inggris melawan Argentina di perdelapan final Piala Dunia 1998. (Foto: AFP/John Macdougall)


Meski dikenal sebagai salah satu pemain tersukses sepanjang masa, Beckham juga sempat melewati momen buruk dalam kariernya. Bahkan, ia sempat dibenci masyarakat Inggris akibat ulahnya tersebut.

Hal itu terjadi saat Beckham membela Inggris melawan Argentina di babak perdelapan final Piala Dunia 1998. Kala itu, duel kedua tim berjalan seimbang dengan skor 2-2 di babak pertama.

Saat babak kedua baru berjalan dua menit, wasit Kim Nielsen memberikan kartu merah buat pria kelahiran 2 Mei 1975 tersebut. Penyebabnya adalah karena ia terprovokasi permainan keras Diego Simeone.


2. Kieron Dyer dan Lee Bowyer (Liga Inggris 2004/2005)


Perkelahian Kieron Dyer dan Lee Bowyer yang berujung kartu merah.(Foto: AFP/John Macdougall)


Momen saat wasit mengeluarkan kartu merah adalah sesuatu yang biasa terjadi. Namun, akan menjadi hal yang aneh jika wasit mengeluarkan kartu merah untuk dua pemain rekan setim yang berkelahi di lapangan. Itulah yang terjadi antara Dyer dan Bowyer.

Keduanya sama-sama bermain untuk Newcastle United saat melawan Aston Villa, 2 April 2005, di St James Park. Di laga itu, Newcastle harus kehilangan tiga pemain yang terkena kartu merah.

Steven Taylor lebih dulu meninggalkan lapangan di menit ke-73 setelah melakukan pelanggaran di kotak penalti. Sembilan menit kemudian, giliran Dyer dan Bowyer yang diusir wasit karena berkelahi. Lucunya, pemain Villa ikut membantu memisahkan keduanya saat berkelahi.


3. Zinedine Zidane (Piala Dunia 2006)


 

Tandukan Zidane Zidan saat memperkuat Prancis melawan Italia di final Piala Dunia 2006. (Foto: AFP/John Macdougall)


Bintang sepak bola asal Prancis ini sempat menjadi korban dari drama kartu merah yang sangat terkenal. Insiden itu menimpa Zidane saat memperkuat Prancis melawan Italia di final Piala Dunia 2006.

Kala itu Zidane menanduk dada Marco Materazzi. Saat itu, kedua tim tengah bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Wasit Horacio Elizondo akhirnya memberikan kartu merah kepada Zidane di menit ke-110.

Uniknya, Materazzi dan Zidane adalah pencetak gol untuk masing-masing tim yang mereka perkuat. Pada akhirnya, Prancis harus mengakui keunggulan Italia yang menang lewat adu penalti.


4. Luis Suarez (Piala Dunia 2010)


 

Luis Suarez menepis bola di epan gawang. (Foto: AFP/John Macdougall)


Laga perempat final Piala Dunia 2010 antara Uruguay dan Ghana mungkin menjadi wadah aksi heroik Suarez. Ia sukses menjadi pahlawan kesuksesan Uruguay melaju ke semifinal untuk kali pertama sejak 1974.

Kala itu, kedua tim sedang bertarung sengit setelah gol Suley Muntari di menit ke-45+2 dibalas Diego Forlan di menit ke-55. Tepat di masa injury time babak kedua perpanjangan waktu, Ghana nyaris mencetak gol.

Namun, gol itu digagalkan Suarez yang sengaja menepis bola dengan tangannya. Akibatnya, Suarez diganjar kartu merah dan Ghana mendapatkan hadiah penalti. Sialnya, kesempatan itu gagal dimanfaatkan Asamoah Gyan untuk mencetak gol dari titik putih.


5. John Terry (Liga Champions 2011/2012)


 

John Terry harus menerima kartu merang karena melanggar Alexis Sanchez dari belakang dengan lututnya. (Foto: AFP/John Macdougall)


Meski dikenal sebagai pemain paling loyal, Terry adalah salah satu pemain yang kerap menciptakan kontroversi. Mulai dari kasus perselingkuhan hingga kasus rasis sempat menimpa kapten Chelsea tersebut.

Bahkan, ia nyaris membuat Chelsea gagal melangkah ke final Liga Champions 2011/2012. Peluang Chelsea nyaris tertutup rapat setelah gawang Petr Cech dijebol Sergio Busquets di menit ke-35. Dua menit kemudian, Chelsea harus tampil dengan 10 pemain setelah John Terry diganjar kartu merah.

Wasit Cuneyt Cakir mengambil keputusan itu setelah Terry menendang Alexis Sanchez dari belakang dengan lututnya. Untungnya, Chelsea tetap melaju ke semifinal berkat gol penentu Fernando Torres di menit 90+2.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - ANU