Pantau Flash
Surat Edaran Kemenag: Salat Tarawih di Rumah dan Salat Id Ditiadakan
639 Jenazah Dimakamkan di DKI Jakarta Sesuai Protap COVID-19
Update COVID-19 Indonesia 6 April: 2.491 Positif, 192 Sembuh, 209 Meninggal
Dokter Klub Liga Perancis Bunuh Diri Usai Dinyatakan Positif Korona
Pemerintah: Belum Ada Wilayah yang Disetujui untuk Terapkan PSBB

5 Klub Premier League yang Alami Musim Mengerikan, Man United Bukti Nyata

5 Klub Premier League yang Alami Musim Mengerikan, Man United Bukti Nyata David Moyes ketika membesut Man United. (Foto: Football Fancast)

Pantau.com - Berbeda dengan Liga lainnya, kompetisi Premier League adalah liga paling populer dalam olahraga sepakbola. Namun tidak semua berjalan manis seperti yang diharapkan.

Klub-klub sepakbola memang terkadang bisa memenuhi harapannya, tapi sering juga terjadi sebaliknya. Hal-hal mengerikan pun sering terjadi di Premier League, dari klub yang mampu berjaya hingga menjadi klub yang mengalami musim mengerikan karena tak mampu menunjukkan taringnya lagi.

Premier League memang baru akan dimulai pada 10 Agustus 2019, tapi bursa transfer sudah dimulai sejak Juli lalu dan akan berakhir pada 8 Agustus 2019 mendatang.

Baca juga: Guardiola dan Klopp Ciptakan 'Fusion Football', Apa Itu?

Mari kita lihat dulu tim mana saja yang memiliki cerita kelam karena tak mampu bangkit usai berjaya di Premier League tersebut.

Ini daftar klub-klub Premier League yang mengalami musim mengerikan yang dirangkum Pantau.com;

1.Chelsea, 2015/2016

Chelsea jalani musim paling buruk. (Foto: Soccer Box)

Bermain sebagai juara bertahan jelas ada tekanan untuk bisa mempertahankan gelar tersebut. Chelsea berhasil memenangkan gelar juara musim 2014/2015 di bawah asuhan Jose Mourinho. Saat itu tim berjulukan The Blues itu tampil spektakuler.

Namun musim berikutnya, klub London Barat itu menduduki peringkat ke-16 dengan selisih satu angka di atas ancaman degradasi. Bahkan Chelsea kalah sembilan kali dari 16 pertandingan, termasuk kalah dari Crystal Palace, Southampton, Liverpool dan Bournemouth.

Sama seperti tahun 2009, Guus Hiddink diangkat sebagai pelatih. Namun Chelsea masih berada di urutan ke-10 dengan posisi terburuk mereka sejak 1995/1996, dan untuk kedua kalinya sejak Roman Abramovich membeli klub pada tahun 2003 yang mana peringkat ketiga adalah terendah.

The Blues mencoba mengangkat diri mereka sendiri dengan 'membunuh' harapan juara Tottenham. Eden Hazard mencetak salah satu dari empat gol di laga melawan Spurs, tapi mereka tak mampu mengakhiri hal manis. Hingga akhirnya Chelsea harus menyerahkan trofi ke Leicester City yang mengundang decak kagum banyak kalangan.

Baca juga: 10 Pesepakbola Dicap Pengkhianat oleh Klubnya, Ada Dilempar Kepala Babi

2.Manchester United, 2013/2014

Man United jalani musim tersulit usai ditinggal Sir Alex Ferguson. (Foto: AP)

Mencari pengganti pelatih sekaliber Sir Alex Ferguson bukan hal mudah. Maklum saja, ia sukses membesarkan nama Setan Merah. Nama David Moyes yang sebelumnya melatih Everton dipercaya untuk mengarsiteki Manchester United, dengan menadatangani kontrak selama lima tahun.

Nama Moyes saat itu melambung sampai mendapatkan julukan “The Chosen One” atau yang terpilih.

Tetapi sayangnya Setan Merah mengalami kesulitan untuk bersaing di papan atas. Mereka terengah-engah selama ditangani oleh David Moyes, seperti kehilangan nama begitu saja. Bahkan publik pun dengan mudah membandingkan Manchester United saat berada di tangan Alex Ferguson.

Pada 2013/2014 Man United berstatus juara bertahan, tetapi di bawah tangan Moyes, mereka kalah dan menempati posisi ketujuh dengan 64 poin. Praktis itu pun menjadi rekor buruk yang dimiliki oleh Red Devils. Pelatih asal Skotlandia itu pun dipecat, tepat dirinya hanya membesut selama sembilan bulan.

3.Aston Villa 2010/2011

Martin O'Neill memutuskan mundur karena penyakit, ini membuat Villa jatuh. (Foto: Mark Pain)

Di bawah bimbingan Martin O'Neill, Aston Villa adalah tim yang sedang naik daun pada pertengahan 2000-an. Orang Irlandia Utara itu telah membawa tim ke posisi ketiga secara berturut-turut selama enam musim. Musim 2010/2011 diketahui O'Neill terganggu karena kesehatannya memburuk, praktis mereka berada di urutan kesembilan.

Penunjukan mantan bos Birmingham City, Alex McLeish sebagai penerus O'Neill diharapkan bisa mengangkat performa tim.

Tetapi mereka memasuki periode mengerikan, The Villans nyaris terdegradasi, mereka nangkring di posisi ke-16. Ini merupakan total poin terendah Premier League, jumlah kemenangan dan rekor kandang mereka menjadi catatan terburuk klub.

Baca juga: 5 Pesepakbola Murah yang Miliki Rating Bintang Lima

4.West Ham, 2002/2003

Joe Cole ketika membela West Ham. (Foto: PA)

West Ham telah menjadi tim Premier League selama 10 tahun. Pada 2002/2003 adalah periode buruk mereka. Sebelumnya tim berjuluk The Hammers itu finis di posisi ketujuh.

Di mana pemain andalan seperti Jermain Defoe yang mencetak 14 gol, sementara Joe Cole, Michael Carrick dan Glen Johnson juga turut ambil bagian dalam tim. Namun, kejutan besar terjadi pada 2002/2003, klub London Timur mengakhiri musim dengan berada di posisi 18.

Mereka pun terdegradasi dengan meraih 42 poin. Ini pertama kali Premier League diperkuat 20 tim. Meski kini kembali ke Premier League, tak ada sesuatu yang dibanggakan lagi dari klub yang pernah dibela Carlos Tevez dan Javier Mascherano tersebut.

5. Newcastle United, 1997/1998

Kenny Dalglish gagal membawa Newcastle United bersaing di papan atas. (Foto: Kaide)

Sejak dipromosikan kembali ke papan atas pada tahun 1993, Newcastle tidak pernah keluar dari enam besar di papan klasemen. Pada dua tahun sebelum musim 1997/1998 mereka berada di urutan kedua dengan bersaing bersama Manchester United dalam perburuan gelar.

Itu dicapai di bawah Kevin Keegan, pada Januari 1997 Kenny Dalglish ditunjuk sebagai pelatih. Pria asal Skotlandia itu tidak bisa membantu banyak, maklum pencetak gol terbanyak saat itu Alan Shearer cedera dan divonis selama setengah musim.

Tim berjulukan The Magpies tertatih-tatih hingga finis di urutan ke-13, dan hanya mencetak 35 gol di sepanjang turnamen. Ini menjadi keadaan yang buruk, anggota dewan Freddy Shepherd jadi sengatan surat kabar di mana ia menyebut Newcastle seperti "anjing". Namun, tak menunggu lama akhirnya Kenny Dalglish dipecat, hingga saat ini klub ini masih kesulitan untuk bersaing di papan atas.

Tim Pantau
Sumber Berita
Dari berbagai sumber
Editor
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Willa Wildayanti

Berita Terkait: