Pantau Flash
Kemenperin Berkomitmen Kawal Investasi di Indonesia
Nissan Pastikan Tutup Pabrik di Indonesia
Pemerintah Segera Terbitkan Protokol Latihan dan Kompetisi Olahraga
Dinkes Jakpus Pendatang Tanpa SIKM Harus Tes Swab Biaya Sendiri
Upacara Tetap Digelar di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020

5 Kutukan di Dunia Sepak Bola, Ada yang Disumpahi 100 Tahun Gagal Juara

Headline
5 Kutukan di Dunia Sepak Bola, Ada yang Disumpahi 100 Tahun Gagal Juara Jerman Berhasil Keluar Sebagai Juara Piala Dunia 2014 (Foto: Reuters).

Pantau.com - Percaya atau tidak, dalam dunia sepak bola ternyata sering terjadi hal-hal unik yang dipercaya sebagai kutukan. Seperti yang kita tahu, kutukan seringkali identik dengan hal berbau mistis

Kutukan yang dimaksud dalam dunia sepak bola biasanya dikaitkan dengan kesialan yang menimpa pemain atau klub. Biasanya, suatu kegagalan diidentikkan dengan suatu kutukan yang bertahan hingga puluhan tahun.

Percaya atau tidak, ini dia daftar 5 kutukan di dunia sepak bola yang bikin terheran-heran:


1.Kutukan Bela Gutmann untuk Benfica

Bela Guttmann (Foto:Istimewa).

Benfica adalah salah satu klub terbesar Portugal. Klub yang berasal dari kota Lisbon itu memegang rekor sebagai juara terbanyak Liga Portugal dengan raihan 37 gelar dan berbagai rekor di level domestik lainnya. Bahkan di kancah Eropa, reputasi Benfica tak bisa dianggap sebelah mata. Benfica dua kali juara beruntun European Cup atau yang kini lebih dikenal dengan Liga Champions, di medio 1960-an.

Namun kejayaan Benfica terhenti setelah mereka menolak permintaan kenaikan gaji dari sang pelatih, Bela Guttmann. Padahal, pelatih ini mampu memberikan dua gelar juara Liga Portugal, satu Piala Portugal, dan dua Piala UEFA. 

Pada tahun 1962, usai meraih titel tingkat Eropa untuk kedua kalinya, sang pelatih meminta Benfica untuk menaikkan gajinya, tetapi ditolak. Justru kontraknya malah diputus sepihak. Guttmann pun murka dan mengatakan Benfica tidak akan pernah menjadi juara Eropa selama 100 tahun berikutnya.

Percaya atau tidak, kutukan itu sepertinya terjadi. Pasalnya, setelah itu Benfica sudah tampil dalam lima final Liga Champions dan tiga UEFA Cup/Europa League, dan selalu kalah dalam delapan kesempatan tersebut.

Baca Juga: 5 Klub Tersukses di Inggris, Ada yang Berstatus Tim Promosi!

2.Kutukan Juara Bertahan Piala Dunia

Spanyol jadi juara dunia 2010 (Foto: FIFA.com).

Tersingkirnya Jerman dalam fase grup Piala Dunia 2018 mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, terlebih lagi mereka bermain sebagai juara bertahan Piala Dunia 2014.

Namun ternyata itu bukanlah hal yang mengejutkan bagi yang memahami sepak bola. Mereka meyakini Jerman terkena kutukan yang menghantui juara bertahan piala dunia dalam beberapa dekade terakhir.

Kutukan itu adalah tersingkirnya juara bertahan piala dunia di fase grup gelaran selanjutnya. Kutukan juara bertahan ini setidaknya sudah terjadi sebanyak 9 kali, 3 di antaranya beruntut sejak tahun 2010. Kutukan ini dimulai dari tahun 1950 saat Italia yang jadi juara edisi sebelumnya tersingkir dari fase grup. Kutukan itu terulang pada tahun Piala Dunia 1966, kala Brasil juara dunia 1962 juga tersingkir.

Prancis di Piala Dunia 2002, Italia di Piala Dunia 2010, Spanyol di Piala Dunia 2014 juga bernasib sama tragisnya, keok di penyisihan grup. Terakhir, Jerman yang terhenti di penyisihan grup Piala Dunia 2018 seakan melanggengkan kutukan tersebut. 


3.Kutukan Gipsi Birmingham City


Birmingham City (Foto: Twitter/@BCFC)

Kehadiran sebuah klub sepak bola dapat memberikan dampak positif maupun dampak negatif bagi sebuah lingkungan dan penduduk di sekitarnya. Terutama ketika ada proyek yang menyebabkan perlunya relokasi warga sekitar.

Hal ini dirasakan Birmingham City ketika mereka pindah ke St. Andrew’s pada 1906. Kaum Gipsi yang berada di daerah tersebut memberikan kutukan 100 tahun akibat terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka. Selama periode tersebut Birmingham beberapa kali merasakan degradasi dan tidak dapat bertahan di divisi teratas sepak bola Inggris.

Pada 2006 kutukan itu baru bisa berakhir karena Birmingham mendapatkan piala pertama dalam sejarah mereka setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1 dalam final League Cup.
 

4.Kutukan Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimmovic saat membela Manchester United (Foto: Reuters).

Siapa mengenal pemain satu ini, Zlatan Ibrahimovic. Meski memiliki tubuh yang besar Zlatan terkenal sangat gesit dan piawai dalam mengelola bola. Bahkan Zlatan bisa disejejarkan dengan pemain top dunia lainnya seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Namun meski memiliki skill luar biasa dan jadi incaran berbagai klub pada masa emasnya, pemain yang terkenal memiliki tendangan yang sangat keras ini memiliki kutukan yang selalu menghantui sepanjang karirnya.

Kutukan itu adalah gagalnya tim yang dibela untuk meraih titel Liga Champions. Hal itu terlihat dari semua tim yang pernah ia bela, yakni mulai dari Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, Paris Saint Germain, hingga Manchester United yang gagal meraih trofi 'Si Kuping Besar' saat dibela Ibra.

Baca Juga: Frustasi hingga Amarah , 5 Pemain Top Ini Menyerah untuk Membela Timnas


5.Kutukan Tim Nasional Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia

Timnas Meksiko di Piala Dunia 2018 (Foto: FIFA.com).

Quinto Partido adalah dua kata yang selalu membayangi Tim Nasional Meksiko setiap kali mereka berpartisipasi di Piala Dunia. Kedua kata itu menggambarkan kegagalan mereka untuk melewati babak 16 besar setelah Piala Dunia 1994.

Kekalahan pada babak 16 besar dari Jerman (1998), Amerika Serikat (2002), Argentina (2006 dan 2010), Belanda (2014), dan Brasil (2018) membuat Meksiko masih belum dapat mengakhiri kutukan tersebut hingga saat ini.

Tim Pantau
Sumber Berita
Dari berbagai sumber
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: