Pantau Flash
DPR RI Setujui Perppu Pilkada Menjadi Undang-Undang
Putar Ekonomi Dalam Negeri, Pertamina Gandeng 3 BUMN
OMG! Utang Garuda Indonesia Capai Rp31,9 Triliun
Peserta UTBK SBMPTN Bersuhu Tubuh di Atas 37,5 Derajat Tak Boleh Ikut Ujian
Presiden Jokowi Optimistis Defisit Anggaran Dapat Menyusut di 2023

6 Deretan Pesepakbola yang Tewas Tragis! Ngeri hingga Gantung Diri

6 Deretan Pesepakbola yang Tewas Tragis! Ngeri hingga Gantung Diri Ilustrasi orang depresi gantung diri. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Ketika berbicara mengenai kematian, tentu tidak ada ada yang bisa menerka dan menebak kapan akan datangnya. Kematian atau kehilangan seseorang yang kita kenal dan cintai tentu jadi hal yang paling menyedihkan, apalagi jika pesepakbola yang meninggal secara tragis.

Tetapi kehilangan idola tentu juga akan menjadi hal yang paling menyedihkan, apalagi kalau orang tersebut meninggal secara mengejutkan dengan cara yang tak layak. Seperti mengalami kecelakaan, tentu hal itu adalah sesuatu yang paling menyakitkan.

Kita tak akan tahu di usia berapa seseorang meninggal. Dalam pembahasan kali ini, Pantau.com merangkum siapa saja pesepakbola yang meninggal secara tragis tepat di saat mereka sedang naik daun atau memiliki andil besar bersama klubnya.

Siapa Saja Pesepakbola yang meninggal secara tragis?

Di balik nama-nama tokoh dan bintang yang melegenda tersebut, ada beberapa nama yang justru merasakan pahitnya sepakbola. Mereka bahkan harus mengakhiri karir serta hidupnya dengan cukup tragis. Berikut daftar pesepakbola yang meninggal secara tragis.

1. Emiliano Sala, Kecelakaan Pesawat

emiliano sala
Kematian Emiliano Sala mengguncang dunia. (Foto: Reuters)

Nama penyerang satu ini tentu bukan nama asing lagi. Pada awal tahun 2019, dunia digencarkan dengan kabar hilangnya pesawat yang ditumpangi oleh Emiliano Sala.

Kejadian itu terjadi tiga hari setelah menandatangani kontrak dengan klub Premier League, Cardiff City, dan meninggalkan klub lamanya, Nantes, di Liga 1 Perancis. Penyerang asal Argentina, Emiliano Sala, dikabarkan hilang, saat ia berada dalam pesawat dalam penerbangan ke Cardiff.

Baca juga: 5 Pesepakbola Top Eropa Keturunan Indonesia

Pesawat itu mulai tidak diketahui keberadaannya pada Senin, 21 Januari 2019, di Alderney dalam kawasan Kepulauan Channel. Pemain berusia 28 tahun itu, baru saja menghadiri pesta perpisahan dengan rekan-rekannya setelah dia resmi menandatangi kontrak dengan Cardiff City. Namun karena cuaca buruk dan kondisi pesawat yang tidak siap terbang diduga sebagai penyebab kecelakaan.

Sala merupakan pemain yang menciptakan rekor transfer di Cardiff, yaitu dengan 15 juta pounds atau setara Rp275,95 miliar pada 19 Januari 2019. Kabar itu memang cukup menggeparkan dunia. Bahkan untuk menghormati Emiliano Sala, beberapa klub memberikan penghormatan khusus untuknya pada pertandingan Liga Champions dan Liga Eropa.

2. Torino, Manchester United dan Chapeconse

Torino, Manchester United dan Chapeconse

Kejadian tragis dialami Torino FC. (Foto: FIFA)

Kecelakaan pesawat bukan hanya Sala saja, tetapi ada kejadian yang begitu tragis pernah terjadi. Pada 4 Mei 1949 kecelakaan pesawat di Bukit Superga menewaskan 32 penumbang.

18 orang di antaranya adalah pemain Torino FC, Liga Italia. Beberapa orang di dalam pesawat merupakan pemain tim nasional Italia kala itu. Kejadian ini membuat seluruh Italia berkabung untuk menghormati kejadian palaing tragis itu.

Baca juga: Eks Bintang Arsenal Jose Antonio Reyes Tewas dalam Kecelakaan Mobil

 Adapun di Liga Inggris, tragedi Manchester United pada 6 Februari 1958 menjadi hari yang dikenang. Pesawat British Airways yang mengangkut rombongan pemain Setan Merah kecelakaan di Bandara Munich, Jerman. Sebanyak 20 orang yang merupakan pemain, wartawan, dan penggemar Manchester United termasuk dari 44 penumpang pesawat yang tewas.

Tragedi besar terakhir yang serupa dengan Torino dan Man United yaitu klub Liga Brasil, Chapeconse pada 29 November 2016. Kala itu pesawat yang ditumpangi rombongan Chapeconse, jatuh di Medellin, Kolombia. Seluruh klub di dunia berduka atas kejadian ini.

3. Jose Antonio Reyes, Kecelakaan Mobil

jose antonio reyes

Reyes. (Foto: Daily Express)

Mantan pemain Arsenal ini meninggal dalam kecelakaan mobil. Kabar mengejutkan itu datang melalui akun media sosial resmi Sevilla tepat pada, Sabtu, 6 Januari 2019 lalu.

Pemain yang pernah membela Real Madrid, Sevilla dan Arsenal itu dikabarkan sedang mengemudikan mobil Mercedes Brabus S550V dengan kecepatan 120 mil perjam, dan hal itu melebihi kecepatan jalan, sehingga mobil yang dikendarai itu keluar dari jalan tol dan hangus terbakar.

Reyes pun menghembuskan nafas terakhirnya tepat pada usia ke 35 tahun.

4. Niklas Feierabend, Kecelakaan Mobil

Niklas Feierabend

Feierabend mengalami kecelakaan mobil. (Foto: sooperboy)

Penyerang klub Bundesliga, Hannover 96, Niklas Feierabend mengalami kecelakaan mobil yang merenggut nyawanya. Menurut pihak kepolisian, mobil yang ditumpangi Feirabend keluar jalur dan menabrak pohon pada Mei 2016.

Baca juga: 5 Pesepakbola yang Memutuskan Pensiun Dini, Ada yang Stres Akibat Cedera

Dirinya meninggal bersama dua penumpang lainnya yang duduk di belakang mobil. Kepergiannya yang mendadak ini pun mengejutkan banyak pihak, termasuk klubnya sendiri.

Klub bahkan membatalkan pertandingan Hannover Reverse melawan Hildesheim di pekan berikutnya sebagai bentuk penghormatan.

Niklas sendiri baru saja diperkenalkan sebagai pemain senior Hannover pada Februari 2016. Namun sayangnya, ia harus pulang lebih dulu sebelum menjalani debutnya bersama tim senior.

5. Gary Speed, Bunuh Diri

gary speed

Speed. (Foto: Independent)

Pemain bernama lengkap Garry Andrew Speed pernah menjadi salah satu pemain terbaik selama lebih dari satu dekade setelah 1984 di Inggris.

Speed pernah bermain di sejumlah klub divisi utama Premier League seperti Everton, Newcastle United, Bolton Wanderers dan Sheffield United. Bahkan ia dipercaya menggunakan ban kapten Timnas Wales.

Speed mengakhiri hidupnya ketika ia menjadi manajer Timnas Wales. Ia ditemukan tewas tergantung di rumahnya yang berada di wilayah Chester. Polisi yang berada di tempat kejadian tidak menemukan tanda-tanda yang mencurigakan.

Malam sebelum ia ditemukan tewas, Speed sempat tampil di acara Football Focus yang menjadi program televisi milik BBC One dan pergi bersama rekannya Alan Shearer untuk menonton mantan timnya bermain melawan Manchester United. Hingga kini, alasan di balik aksi bunuh diri itu tetap menjadi misteri.

6. Andres Escobar, Dibunuh karena Gol Bunuh Diri

andre escobar

Andres Escobar. (Foto: Shaun Botterill)

Kisah ini mungkin menjadi kisah paling memilukan. Bagaimana tidak, bek yang dikenal paling berbakat yang dimiliki oleh Atletico Nacional dan Timnas Kolombia, Andres Escobar meninggal dunia setelah ditembak sebanyak enam kali di luar sebuah bar di Medellin pada 2 Juli 1994.

Ternyata tembakan itu dilakukan oleh orang yang kalah taruhan karena Kolombia harus kalah 1-2 atas Amerika Serikat, karena gol bunuh diri yang dilakukan Escobar. Mereka lantas menembaki Escobar, kabarnya sembari berteriak 'Gooool!' untuk setiap peluru yang ditembakkan. Enam peluru menembus tubuh Escobar. Dia dibawa ke rumah sakit namun 30-45 menit kemudian, dinyatakan meninggal dunia.

Kisah tragis Escobar di Piala Dunia 1994 Amerika Serikat itu begitu mendunia. Kematiannya adalah ironi, karena Piala Dunia semestinya menjadi pesta untuk dunia sepakbola. Kalaupun ada kemuraman di sana, seharusnya hanya dipicu karena kekalahan-kekalahan yang seharusnya dianggap wajar dalam sebuah permainan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Reporter
Willa Wildayanti

Berita Terkait: