Pantau Flash
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19
Di Tengah Wabah Korona, Menteri Edhy: KKP Akan Berikan Layanan Terbaik

6 Gelar Terakhir yang Diraih Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis

6 Gelar Terakhir yang Diraih Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Hendra/Ahsan. (Foto: Pantau.com/Anugerah Ali Rizky)

Pantau.com - Kejuaraan Dunia Bulutangkis sedang berlangsung sejak 19-25 Agustus 2019 di St Jakobshalle, Basel, Swiss. Ajang ini menjadi salah satu ajang yang dinantikan oleh para pencinta bulutangkis, karena dipastikan kompetisi ini akan berlangsung ketat dan menegangkan.

Ajang ini diikuti oleh para pemain terbaik dunia. Indonesia mengirimkan 27 wakilnya untuk mengikuti ajang tersebut.

Selama ini Indonesia memiliki catatan cukup bagus di Kejuaraan Dunia, walaupun yang mendominasi perolehan gelar masih ganda putra dan ganda campuran. Untuk itu mari kita lihat catatan terakhir Indonesia bisa meraih gelar juara diraih oleh siapa saja dan dari sektor mana?

Akankah sektor lain mampu mengikuti langkah dar dua sektor yang masih mendominasi tersebut. Akankah ada kejutan dari sektor tunggal dan ganda putri nantinya. Berikut deretan nama pemain yang berhasil meraih gelar di Kejuaraan Dunia:

1. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir


Owi/Butet ketika berpasangan untuk terakhir kalinya. (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadila)

Pasangan yang baru saja berpisah karena Liliyana Natsir memutuskan untuk pensiun ini adalah gelar juara terakhir yang diraih Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2017.

Saat itu pasangan yang akrab disapa Owi/Butet itu berhasil naik podium utama setelah mereka berhasil mengalahkan pasangan dari China yakni Zheng Siwei/Chen Qingchen di babak final.

Baca Juga: 10 Stadion dengan Ruang Ganti Terbaik di Dunia, GBK Masuk Gak Ya?

2. Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan


Hendra/Ahsan Juara Dunia 2015 (Foto: Badminton Indonesia)

Ganda Putra andalan Indonesia Hendra/Ahsan dengan konsisten berhasil meraih gelar juara di Kejuaraan Dunia 2015, walaupun saat itu usianya sudah tidak lagi muda. Pemain yang saat ini menempati peringkat dua dunia itu sukses meraih gelar usai mengalahkan pasangan China Liu Xiaolong/Qiu Zihan.

Tepat saat itu Indonesia berhasil menempati posisi kedua di perolehan akhir medali Kejuaraan Dunia. Satu medali emas dari Hendra/Ahsan, dan tiga perunggu lainnya dari sektor ganda putri, ganda campuran, dan tunggal putra.

3. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir


Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad. (Foto: Istimewa)

Tahun di mana Indonesia mentereng di kancah internasional di ajang Kejuaraan Dunia adalah tahun 2013. Owi/Butet meraih medali emas dengan susah payah mengalahkan pasangan asal China.

Bagaimana tidak, saat itu Owi/Butet harus bertarung sengit untuk bisa meraih gelar juara. Mereka sukses mengalahkan Xu Chen/Ma Jin yang berakhir dengan skor 21-13, 16-21, dan 22-20.

Kemenangan itu pun disusul oleh pasangan ganda putra yakni Hendra Setiawan bersama pasangannya Muhammad Ahsan untuk pertama kalinya setelah Hendra berpisah dengan Markis Kido.

Baca Juga: 5 Pesepakbola Asing Ini Jadi Mualaf Setelah Merumput di Indonesia

4. Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan


Hendra/Ahsan Juara Dunia 2013 (Foto: Badminton Indonesia)

Hendra berhasil naik podium pada Kejuaraan Dunia 2013, di mana saat itu pertama kali ia dipasangkan dengan Mohammad Ahsan. Sebelumnya, ia berpasangan dengan Markis Kido.

Perjuangan Hendra/Ahsan memang tidak mudah, karena mereka harus kerja keras dengan mengalahkan pasangan asal Denmark yakni Mathias Boe/Carsten Mogensen dengan skor 21-13, 23-21.

Saat itu Indonesia berjaya dan menempati posisi kedua perolehan medali dengan dua emas. Posisi pertama ditempati oleh China.

5. Nova Widianto/Liliyana Natsir


Nova Widianto/Liliyana Natsir (Foto: Istimewa)

Sektor yang terus mencetak sejarah dan terus menambahkan medali untuk Indonesia, yakni ganda campuran. Mereka sukses menyabet gelar juara di Kejuaraan Dunia 2007. Saat itu pasangan Nova/Liliyana sukses meraih gelar juara pertamanya.

Nova/Butet tak kesulitan mengalahkan pasangan China Zheng Bo/Gao Ling, bahkan dengan mudah mereka menyelesaikan pertandingan dengan skor 21-16, 21-14.

6. Hendra Setiawan/Markis Kido


Hendra/Markis Kido (Foto: Istimewa)

Pasangan yang pernah menempati posisi pertama peringkat dunia ini memang bukan wajah asing lagi. Bagaimana tidak, Hendra/Markis saat itu menjadi andalan Indonesia bersama dengan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir

Saat sedang berada di puncak pasangan ini tanpa henti memberikan gelar untuk Indonesia. Pada tahun 2007 mereka berhasil meraih medali pertamanya. Namun meski begitu, bisa mencapai di podium itu bukan perjuangan yang mudah, karena mereka harus mengalahkan unggulan lainnya yakni pemain asal Korea Selatan Jung Jae SUng/Lee Yong Dae dengan skor 21-19, 21-19.

Tim Pantau
Sumber Berita
Dari berbagai sumber
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: