Pantau Flash
Masyarakat Wajib Tes Deteksi COVID-19 Sebelum bepergian ke Daerah Lain
Total Pasien Sembuh COVID-19 di Indonesia Meningkat Jadi 5.642 Orang
Polda Jabar Lakukan Penyekatan Lalu Lintas Mengarah ke Jakarta
Hingga 25 Mei, Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Kemayoran 1.936 Orang
Garuda Indonesia di Malaysia Tetap Beri Pelayanan saat Idul Fitri

APPI Soal Kasus Tunggakan Gaji: Yanto Basna-Maldini Pali Belum Selesai

Headline
APPI Soal Kasus Tunggakan Gaji: Yanto Basna-Maldini Pali Belum Selesai Ponaryo Astaman. (Foto: Pantau.com/Willa Wildayanti)

Pantau.com - Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) sedang menelusuri kasus tunggakan gaji dua mantan pemain Sriwijaya FC, yakni Yanto Basna dan Maldini Pali, yang santer terdengar. APPI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebut semua dalam proses penyelesaian.

Penelusuran itu dilakukan setelah menerima surat dari Yanto Basna dan Maldini Pali yang melaporkan tunggakan gaji dari Sriwijaya FC kepada APPI dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), belum lama ini.

Ditemui pada peluncuran Saham Bali United di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (17/6/2019), Ketua APPI, Ponaryo Astaman memberikan tanggapannya. Bahwa sebenarnya masalah gaji sudah selesai, hanya saja ada beberapa yang masih di proses ujar mantan kapten Timnas Indonesia itu.

Baca Juga: Pemain Liga 1 Mogok Main, APPI: Ini untuk Kepentingan Sepakbola Nasional

"Yang kemarin sudah selesai. Sekarang tinggal Yanto Basna dan Maldini Pali. Sedang diteliti kasusnya bagaimana. Akan ditindaklanjuti seteliti mungkin, bukti-bukti juga harus ada. Dari pihak klub komunikasi dan verifikasi dahulu," ujar Ponaryo Astaman saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin 17 Juni 2019.

Dalam suratnya Maldini Pali mengungkap bahwa Sriwijaya mempunyai kewajiban membayar haknya berupa down payment dan gaji Bulan Juni 2017 sebesar Rp 90 juta. Sedangkan itu, Yanto Basna menyebut bahwa gaji bulan Desember 2017 belum dibayarkan Laskar Wong Kito.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Dirk Soplanit menjelaskan bahwa masalah ini tengah dalam proses penyelesaian. Dan pada saat yang sama, LIB juga sedang melakukan mediasi kasus serupa yang terjadi pada PSPS Riau dan PSMS Medan. "Sudah clear semua, soal pemain (Sriwijaya FC) ya? Sudah itu. Sekarang ini kami bertemu dengan sisa dua klub, PSPS dan PSMS, untuk hal itu supaya kita clear-kan semuanya," tuntas Dirk Soplanit saat ditemui terpisah.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Reporter
Willa Wildayanti

Berita Terkait: