Apresiasi Luis Milla untuk Pemerintah RI

Timnas Indonesia vs Islandia. (Foto: PSSI)

Pantau.com Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sudah selesai direnovasi. Perbaikan
yang menelan biaya kurang lebih Rp760 miliar itu berhasil menyulap SUGBK
menjadi stadion bertaraf internasional.


Tak pelak, berbagai apresiasi pun mengalir untuk kondisi SUGBK saat ini.
Salah satunya datang dari pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla. Ia
mengapresiasi langkah pemeritah Republik Indonesia (RI) yang sudah merenovasi
stadion tersebut.


SUGBK pun langsung menggelar pertandingan persahabatan sesaat setelah
diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Minggu 14 Januari 2018. Stadion
dengan kapasitas kurang lebih 80 ribu penonton itu menggelar laga persahabatan
antara Timnas Indonesia vs Islandia.


“Pertama-tama saya ingin memberikan komentar tentang stadion. Stadion sangat
fantastis, kami bisa melihat pemerintah sudah melakukan pekerjaan dengan sangat
baik,” ungkap Milla saat konfrensi pers setelah laga Indonesia vs Islandia.


“Dengan stadion yg seperti ini, bagi kami adalah sebuah kebangaan bisa
bermain di SUGBK dan saya juga ingin memberi apresiasi kepada suporter yang
datang hari ini, kalian luar biasa,” terangnya.


Jokowi pun merasa sangat kagum dengan penampakan SUGBK yang sekarang.
Presiden ketujuh RI itu mengaku kagum dengan gemerlap lampu warna-warni SUGBK
di malam hari.


“Tadi kan sudah lihat bersama dari sisi lighting, pas tadi kena hujan saya
kira sudah sangat bagus. Pelatih Islandia tadi juga menyampaikan ‘stadionmu
sangat besar dan sangat bagus’,” jelas Jokowi.


Sayang, Indonesia gagal meraih kemenangan pada laga perdana di SUGBK yang
baru. Skuad Garuda harus mengakui keunggulan Islandia dengan skor 1-4.


Meski begitu, Jokowi tetap mengapresiasi penampilan Evan Dimas dan
kawan-kawan pada pertandingan tersebut. Mantan Walikota Solo itu berharap, ada
perbaikan sebelum Timnas Indonesia turun di Asian Games Agustus mendatang.


“Malam hari ini saya kira adalah pemanasan buat Timnas kita dan dari sini
kita tahu mana yang harus dibenahi, mana yang diperbaiki untuk nanti kita bisa
masuk ke ajang-ajang regional terutama dari persiapan di Asian games‎. Saya
kira memang harus memeperbanyak ikut kompetisi ikut pertandingan eksebisi dan
berlatih, dan berlatih, dan berlatih dan terus dilakukan,” pungkas Jokowi.

Tim Pantau