Pantau Flash
Selamat! 167.653 Peserta Lolos SBMPTN 2020
Kasus Harian Positif di RI Bertambah 2.307 per 14 Agustus 2020
Lampu Lalu Lintas akan Menyala Merah di Peringatan Detik-detik Kemerdekaan
Pemerintah Anggarkan Rp356,5 Triliun Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Vaksin Korona Merah Putih Siap Digunakan pada 2022

Asap Kebakaran Ganggu Penampilan Petenis di Australia Open 2020

Asap Kebakaran Ganggu Penampilan Petenis di Australia Open 2020 Ilustrasi: Warga membasahi rumah mereka dengan air saat asap dan debu dari kebakaran hutan menerjang kawasan New South Wales, Australia. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Asap dari kebakaran hutan mengganggu penampilan petenis di turnamen Australia Open 2020 yang berlangsung pada 14 Januari hingga 2 Februari mendatang. Bahkan hal ini membuat peserta kualifikasi mengundurkan diri karena kesulitan bernapas. Sementara Eugenie Bouchard membutuhkan perhatian medis dan pemain lainnya berjuang keras menghadapi polusi.

Kebakaran hutan membuat kualitas udara di Melbourne menjadi sangat buruk. Alhasil babak kualifikasi Australia Open 2020 harus mengalami keterlambatan. Petenis Slovenia Dalila Jakovic bahkan sampai harus menghentikan pertandingan melawan Stefanie Voegele (Swiss) setelah mengalami batuk-batuk.

Baca Juga: ATP Sumbang Rp6,8 Miliar Tanggulangi Kebakaran Hutan di Australia

"Saya benar-benar takut bahwa saya akan pingsan. Itu sebabnya saya naik ke lantai karena saya tidak bisa berjalan lagi," katanya seperti dikutip AFP.

"Ini tidak sehat bagi kami. Saya terkejut, saya pikir kami tidak akan bermain hari ini tetapi kami tidak punya banyak pilihan," jelas dia.

Mantan semifinalis Australia Open Bouchard juga mengalami masalah dan memerlukan pemeriksaan medis setelah dilaporkan mengeluh sakit dada. Dia pulih untuk memenangkan pertandingan tiga set.

Di tempat lainnya di Melbourne, Maria Sharapova tampil sesuai jadwal melawan Laura Siegemund dari Jerman dalam turnamen eksebisi Kooyong Classic.

Kedua pemain sepakat untuk menghentikan pertandingan yang berlangsung ketat itu pada kedudukan 7-6 (7/4), 5-5 untuk keunggulan pemain Jerman setelah bertanding lebih dari dua jam. Sharapova mengatakan dia bisa merasakan "sedikit masalah." batuk keluar sampai akhir set kedua ".

Memburuknya kondisi cuaca setelah berbulan-bulan kebakaran hutan yang telah menelan sebagian besar daerah pedesaan Australia, menyebabkan sedikitnya 27 orang tewas dan lebih dari 2.000 rumah hancur. Pemerintah kota Melbourne melalui Twitter mendesak penduduk untuk "tinggal di dalam rumah, tutup jendela dan pintu, dan simpan hewan peliharaan di dalam"

Para pejabat tenis mengatakan ada sedikit kemungkinan Australia Open ditunda, tetapi kualitas udara terus dipantau dan wasit dapat menghentikan pertandingan untuk melindungi kesehatan pemain.

Latihan di luar stadion ditangguhkan tetapi pemain-pemain top termasuk petenis nomor satu dunia Rafael Nadal tidak terpengaruh untuk pertandingan mereka di stadion dengan atap tertutup Rod Laver Arena.

Kantor cuaca Australia mengatakan ada asap yang meluas di seluruh negara bagian Victoria tengah dan timur, termasuk Melbourne, yang diperkirakan akan hilang pada Rabu sore.

Mandy Minella, pemain nomor 140 dunia dari Luksemburg, mengatakan dia "terkejut" karena babak kualifikasi diizinkan untuk berlangsung. "Bagaimana dengan kesehatan semua orang yang harus bekerja di sana, terutama para ballkids?" cuitnya.

Petenis AS Noah Rubin mengeluh di Twitter bahwa para pemain tidak selalu mendapat informasi terbaru dan kurangnya informasi cara bertindak.

Ketua Asosiasi Tenis Australia Craig Tiley menolak kritik dan mengatakan bahwa "semua orang dikirimi email".

"Sangat disayangkan dia ketinggalan pengumuman itu karena berbagai alasan," katanya, seraya menambahkan bahwa semua keputusan dibuat atas saran ahli.

Tiley mengatakan pekan lalu bahwa Grand Slam tidak mungkin akan ditunda, terlepas dari kondisinya, setelah petenis nomor dua dunia Novak Djokovic menyarankan perlu adanya opsi.

Dia mencatat bahwa Melbourne Park memiliki tiga stadion beratap dan delapan lapangan tertutup lainnya, sementara para ahli meteorologi dan kualitas udara akan berada di lokasi untuk memantau kondisi.

Setiap bahaya asap akan diperlakukan dengan cara yang mirip dengan panas dan hujan ekstrem, dengan wasit dapat menghentikan permainan jika dianggap terlalu berbahaya untuk dilanjutkan. Namun lusinan pertandingan lainnya telah digelar.

Baca Juga: Ingin Berhasil di Dunia Tenis, Begini Tips Keren Novak Djokovic

Para pemain tenis terkemuka dan bintang-bintang olahraga lainnya dengan cepat merespons krisis, menjanjikan uang untuk upaya bantuan. Roger Federer, Serena Williams dan Nadal akan menjadi pemain utama dalam laga eksibisi untuk penggalangan dana di Melbourne Park pada hari Rabu.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: