Pantau Flash
Kemenkes Catat 1,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin COVID-19
Bertambah 8.493, Total Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Kini 1.314.634
Buntut Penembakan TNI Cengkareng, Propam Polri Larang Polisi ke Kafe dan Minum Miras
Sebanyak 4.269 Pasien COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet
Bripka CS Jadi Tersangka Penembakan Anggota TNI di Cengkareng

Atletik Tambah 1 Emas, Indonesia Semakin Kukuh di Puncak Klasemen ASG 2019

Atletik Tambah 1 Emas, Indonesia Semakin Kukuh di Puncak Klasemen ASG 2019 Diva Renata Jayadi saat (tengah) sesaat setelah pengalungan medali (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com - Cabang olahraga (cabor) atletik masih menjadi salah satu penyumbang medali bagi Kontingen Indonesia di ajang ASEAN School Games (ASG) 2019. Meski tidak sebanyak dua hari sebelumnya, atletik kali ini mampu menyumbang satu medali emas dan lima medali perak pada, Minggu (21/7/2019).

Satu medali emas tersebut berhasil dipersembahkan oleh Diva Renata Jayadi dari nomor lompat galah. Anak dari pelari Dedeh Herawati ini berhasil merebut emas dengan loncatan 3,83 meter pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Tri Lomba Juang, Semarang.

Baca juga: Cabor Bulu Tangkis Sukses Kawinkan Emas di Asean School Games 2019

Selain berhasil merebut emas, catatan tersebut sekaligus membuat Diva memecahkan rekor ASG atas nama kompatriotnya, Jelita Nara Ideal (3,60) yang bertahan sejak 2014. Selain itu, catatan waktu tersebut membuat dara 18 tahun ini memecahkan rekornas atas namanya sendiri dengan 3,80 yang ditorehkannya pada Jatim Open.

Sementara itu, medali perak untuk nomor lompat galah berhasil diraih compatriot Diva, Beby Alia Putri dengan loncatan 3,40 meter. Sedangkan medali perunggu jatuh ke tangan wakil Malaysia, Helena Low dengan 3,20 meter.

Meski mampu meraih medali emas, Diva merasa sedikit kurang puas dengan capaiannya tersebut. Pasalnya, ia menargetkan untuk bisa menembus loncatan 3,9 meter.

“Tadi karena terlalu lama menunggu jadi tidak bisa 3,9. Target aku sebenarnya 3,9 tapi (3,83) ini catatan terbaik aku sejauh ini,” ujar Diva.

Sementara itu, sang ibu Dedeh yang menyaksikan langsung perjuangan putrinya tersebut mengaku sangat bangga dengan pencapaian yang diraih Diva. Bahkan mantan pelari gawang ini sampai berkaca-kaca setelah menyaksikan anaknya naik di podium tertinggi ASG 2019.

“Ini kali kedua dia ikut ASG, tahun lalu juga ikut di Malaysia dan dia juga menang di sana. Saya sangat bangga dengan dia, karena dia latihan itu atas dasar keinginan dia sendiri,” sambung Dedeh.

Baca juga: Indonesia Pimpin Klasemen ASEAN School Games 2019

Dengan tambahan medali hari ini, Indonesia semakin kukuh di puncak klasemen sementara ASG 2019. Kontingen tuan rumah saat ini berhasil mengoleksi 20 emas, 20 perak, dan 15 perunggu.

Posisi kedua masih ditempati Thailand 17 emas, 19 perak, dan 19 perunggu. Malaysia melengkapi urutan tiga besar ASG 2019 dengan raihan 15 emas, 15 perak, dan 14 perunggu.

Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Reza Saputra

Berita Terkait: