Pantau Flash
Angka Kasus COVID-19 di Kota Bandung Terus Melaju
BPIP: Produk-produk Pendidikan Pancasila Perlu Disinkronkan
Polisi Periksa HRS, Menantu, hingga Biro Hukum FPI Besok
Jokowi Kecam Pembunuhan Sigi: Tindakan Tidak Beradab!
Kasus Positif COVID-19 RI Capai 538.883 di Akhir November

Aubameyang dan Para Pemain Timnas Gabon Terdampar di Bandara Gambia

Aubameyang dan Para Pemain Timnas Gabon Terdampar di Bandara Gambia Pemain Gabon terdampar di bandara Gambia (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Pierre-Emerick Aubameyang dan rekan-rekannya di timnas Gabon terpaksa menghabiskan malam dengan tidur di lantai bandara menjelang pertandingan penting kualifikasi Piala Afrika melawan Gambia.

Aubameyang mengunggah kejadian unik itu di media sosial untuk menyoroti penderitaan mereka setelah tiba di Bandara Banjul pada Minggu, menjelang pertandingan Grup D, Senin, di ibu kota Gambia.

Baca juga: Pirlo Puas dengan Kemenangan Juventus, tapi Soroti Kesalahan Anak Asuhnya

Dikutip dari Reuters, delegasi Gabon diberi tahu bahwa mereka tidak diizinkan meninggalkan bandara karena masalah administratif dan terpaksa tidur di lantai sebelum diperbolehkan pergi pada paginya setelah intervensi pemerintah.

Tidak ada alasan yang diberikan atas tidak diizinkannya tim keluar bandara dan menuju ke hotel mereka setelah kedatangan. Bahkan menurut standar permainan dalam sepak bola Afrika sebelumnya, hal ini tidak biasa. Federasi Gabon memposting foto insiden tersebut di halaman Facebook mereka namun tanpa komentar.

"Kerja bagus CAF, ini seolah-olah kita kembali ke tahun 1990an," tulis Aubameyang pada Twitter.

Baca juga: Ronaldo Positif COVID-19, Saham Juventus Merugi

"Ini tidak akan menurunkan motivasi kami tapi orang perlu tahu dan CAF harus bertanggung jawab. (Ini) 2020 dan kami ingin Afrika tumbuh tapi ini bukan cara kami mencapai ke sana," tambah striker Arsenal itu kemudian.

Gabon memuncaki klasemen sementara grup, tiga poin di atas Gambia, yang sedang berusaha mencapai putaran final Piala Afrika untuk pertama kalinya. Dua tim teratas pada grup – yang juga termasuk Angola dan Republik Demokratik Congo - maju ke putaran final di Kamerun pada awal 2022.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: