Pantau Flash
Akibat Larangan Arab Saudi, Garuda Indonesia Akan Bawa Pulang Jamaah Umrah
Mencekam! 3 Babon Kabur dari Truk Penangkaran
Seorang Pemain Liga Italia Positif Terinfeksi Virus Korona
Bareskrim Terus Kembangkan Penyidikan Kasus Penipuan Putri Arab Saudi
Sudah Ada 3 Lapas Sediakan Ruang Saluran Hasrat untuk Napi di Indonesia

Barcelona Raih Pendapatan Tertinggi dari Semua Juara Liga Utama Eropa

Barcelona Raih Pendapatan Tertinggi dari Semua Juara Liga Utama Eropa Barcelona. (Foto: Situs resmi Barcelona)

Pantau.com - Sebuah studi perusahaan audit KPMG mengungkapkan juara La Liga Barcelona membukukan pendapatan operasional sebesar 839,5 juta euro (935,29 juta dolar AS) pada musim 2018-2019. Pendapatan tersebut lebih banyak sekitar 200 juta euro dibandingkan juara lainnya di delapan liga utama Eropa

Juara Liga Spanyol itu melampaui pendapatan Paris St Germain dari Ligue 1 (636 juta euro), Bayern Munchen di Bundesliga (626 juta euro) dan juara Liga Inggris Manchester City (610 juta euro).

Baca Juga: Neymar: Saya Tak Pernah Bermasalah dengan Suporter PSG

Studi KPMG ini juga mencakup Juventus di Serie A, Ajax Amsterdam di Eredivisie Belanda, juara Liga Primeira Portugal Benfica dan pemenang Super Liga Turki Galatasaray, yang memiliki pendapatan terendah dari delapan klub (146 juta euro).

Pendapatan siaran, terutama dari siklus distribusi baru Liga Champions yang bernilai 1,976 miliar euro per tahun, menjadi faktor pendorong dalam pertumbuhan pendapatan sebagian besar klub, demikian temuan studi tersebut sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu.

Juara Serie A Juventus adalah pengecualian, dengan sistem distribusi pendapatan domestik Serie A yang baru memengaruhi pendapatan siaran, tetapi mereka mengalami peningkatan 30 persen untuk pendapatan komersial - terutama berkat kedatangan Cristiano Ronaldo.

"Tren yang paling mencolok untuk tahun ini adalah pendapatan dari hak siar pertandingan sebagai pendorong utama peningkatan pendapatan secara keseluruhan di tujuh dari delapan juara," kepala olahraga global KPMG dan penulis studi tersebut Andrea Sartori mengatakan.

"Pada musim sebelumnya, pendapatan komersial adalah kontributor utama pertumbuhan."

Biaya transfer Ronaldo dan upah tinggi juga menjadi kerugian Juventus setelah adanya kenaikan pajak sebesar 20,7 juta euro - satu-satunya klub di antara delapan klub yang mencatat kerugian.

Namun, delapan klub juara liga di Eropa itu mampu mengendalikan biaya staf dalam rasio ambang batas 70 persen dari biaya staf untuk pendapatan operasi, sebagaimana dipantau badan sepak bola Eropa UEFA.

Baca Juga: Barcelona Dipastikan Tanpa Luis Suarez hingga Akhir Musim 2019-2020

Juara yang baru saja dinobatkan seperti Ajax dan Benfica memiliki peningkatan total pendapatan operasional year-on-year, dimana Ajax yang memenangi gelar juara Liga Belanda pertama mereka dalam kurun lima tahun terakhir membukukan pertumbuhan 117 persen.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: