Bhayangkara FC Digandeng Sponsor Asal Manchester

Headline
David Aparecido Da Siva saat merayakan gol ke gawang FC Tokyo. (Foto: Antara/ Puspa Perwitasari)

Pantau.com – Jawara Liga 1 musim 2017, Bhayangkara FC memastikan akan bekerjasama dengan Umbro, merek asal Manchester, Inggris. Sejak 1924 silam, Umbro telah menjadi brand yang fokus kepada perkembangan sepakbola.


Bhayangkara FC memastikan, akan mengenakan jersey produksi Umbro pada musim 2018. Kerja sama dengan salah satu merek bertradisi panjang di jagat sepakbola dunia itu jelas merupakan sebuah langkah bagus untuk The Guardian.


“Kerja sama dengan Umbro kami harapkan mampu menghadirkan aura tradisi sepakbola yang kuat ke dalam tubuh Bhayangkara FC. Umbro, dengan sejarah panjangnya sebagai produsen perlengkapan sepakbola, kami harapkan juga mampu kian mendekatkan tim kami dengan bentuk ideal yang kami targetkan,” tegas CEO Bhayangkara FC Irjen Pol Royke Lumowa.


Di sisi lain, bagi Umbro, kerja sama ini jelas sangat strategis karena Bhayangkara FC merupakan satu kekuatan baru yang penting di poros utama sepakbola Indonesia. Potensi anyar tim asuhan Simon McMenemy tersebut melengkapi kekuatan-kekuatan tradisional yang telah ada dan bersama-sama menggerakkan perputaran dinamika level sepak bola Indonesia.


Pandangan serupa juga diungkapkan oleh CEO Umbro Indonesia, Ryan Gozali. Bhayangkara sudah berada di level atas untuk menjadi motor pesepakbolaan di Indonesia.


“Bhayangkara FC adalah salah satu aktor penting di level tertinggi sepakbola Indonesia saat ini. Status sebagai juara Liga 1 2017 menegaskan hal itu. Bersama klub-klub lain, Bhayangkara FC kami pandang sebagai salah satu elemen penting yang bisa kian mengembangkan sepakbola Indonesia ke arah yang lebih ideal. Umbro bangga bisa menjadi salah satu kontributor di dalam upaya itu,” papar Ryan.


Kedua pihak juga menegaskan bahwa kerja sama ini tidak didasarkan kepada sasaran jangka pendek dan instan, melainkan dipicu oleh keinginan mencapai tujuan jangka panjang dan komitmen ikut membangun sepak bola Indonesia secara umum. Bhayangkara dan Umbro mengambil keputusan kerja sama ini lewat satu pemikiran matang dan penuh kesiapan. Meski terkesan terlambat, tapi semua proses pendahuluan yang diperlukan untuk menuntaskan kerja sama ini telah dimatangkan sejak jauh hari.


“Mudah-mudahan kerja sama Umbro dengan Bhayangkara FC, yang berstatus juara Liga 1, level terelite di negeri ini, tak hanya membawa manfaat bagi kedua belah pihak, tapi juga sepakbola Indonesia secara umum. Bagi Umbro sendiri, ini merupakan satu kesempatan untuk berkontribusi meningkatkan kualitas aspek manajemen klub dan sepakbola Indonesia,” tutup Ryan.

Kerja sama ini akan terjalin selama dua tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun. Ini tentu menjamin kualitas tampilan Bhayangkara FC di lapangan selama periode tersebut.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta