Pantau Flash
KSAD Andika Perkasa: Klaster COVID-19 Secupa AD dari Ketidaksengajaan
Ada 1.671 Kasus Baru di RI, Total Infeski COVID-19 Capai 74.018
Polda Metro Sebut Editor Metro TV Yodi Prabowo Tewas Dibunuh
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba ke MK
Euforia Turki Resmikan Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid

Bhayangkara Ingin Direksi PT LIB yang Baru Piawai Kelola Bola dan Bisnis

Bhayangkara Ingin Direksi PT LIB yang Baru Piawai Kelola Bola dan Bisnis Bhayangkara FC. (Foto: Antara)

Pantau.com - Manajemen Bhayangkara FC menginginkan direksi PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) yang baru nanti piawai dalam mengelola sepak bola dan sekaligus bisnis setelah mundurnya empat direksi saat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

"Saya ingin pemimpin yang baru nanti memiliki kemampuan yang lebih baik di bidang sepak bola dan bisnis. Itu harapan saja," ujar Chief Operating Officer Bhayangkara FC Sumardji saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: Bos Madura United Akui Klub Liga 1 dan Liga 2 Minta PT LIB Gelar RUPS

Sebelumnya, pada RUPSLB yang digelar pada Senin, empat petinggi PT LIB yakni Cucu Somantri dan tiga komisaris LIB yaitu Sonhadji, Hasani Abdulgani, dan Hakim Putratama memilih mundur dari jabatannya.

Tak jelas alasan pengunduran diri keempatnya, namun adanya konflik internal di dalam tubuh PT LIB beberapa pekan terakhir disinyalir menjadi salah satu penyebab keputusan tersebut.

Menanggapi perihal pengunduran diri itu, Sumardji mengatakan hal tersebut merupakan hak pribadinya. Terpenting yakni friksi yang terjadi di dalam tubuh PT. LIB harus berakhir dan semua pihak fokus dalam pengembangan pesepakbolaan Indonesia.

Baca juga: PT LIB Rencanakan Potong Dana Subsidi, Bhayangkara FC Tolak Keras

"Karena kan di dalam itu sudah tidak baik lagi, dan mayoritas yang ikut rapat pun sudah setuju dengan keputusan (pengunduran diri) tersebut," kata dia.

"Bisa dilihat kan, di dalam sudah tidak baik lagi dan mayoritas yang tadi ikut rapat pun sudah setuju dengan keputusan (pengunduran diri) tersebut. Jadi saya harap ke depannya tidak ada lagi masalah seperti ini," kata dia.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: