Pantau Flash
Rupiah Terkoreksi Melemah di Awal Pekan, Rp16.500 per Dolar
Kasus Positif Korona di Jakarta Tembus 1.000, 126 Orang Tercatat Meninggal
Kasus Pertama! Harimau di Kebun Binatang New York Positif Korona
Bassis Duran Duran, John Taylor Sembuh dari Korona
BMKG Perkirakan Jakarta Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Bob Hasan Sebut SEA Games 2019 Sudah Bukan Levelnya Zohri

Bob Hasan Sebut SEA Games 2019 Sudah Bukan Levelnya Zohri Lalu Muhammad Zohri. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia (PB PASI) tidak memasukkan nama sprinter muda, Lalu Muhammad Zohri pada skuat SEA Games 2019 Filipina, November mendatang. Posisinya digantikan oleh atlet junior lainnya untuk memberikan jam terbang. 

Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan mengaku sengaja tidak memasukkan nama Zohri ke dalam skuat SEA Games. Menurutnya, pelari 19 tahun itu sudah beda kelas.

PB PASI rencananya akan mengirim pemuda asal Lombok, Nusa Tenggara Barat ini ke Kejuaraan Dunia Atletik IAAF 2019 yang berlangsung 28 September hingga 6 Oktober mendatang. 

Baca Juga: Usai Cedera, Zohri Siap Turun di Kejuaraan Dunia Atletik

"Saya tidak akan mengirim Zohri ke SEA Games karena kelasnya sudah dunia. Kita akan kirim anak-anak muda ke SEA Games," kata Bob Hasan. 

"Kita hanya boleh memasukkan dua nama (atlet junior). Kalau Zohri masuk, jadinya hanya satu," dia menambahkan. 

Keputusan tidak menurunkan Zohri di SEA Games 2019 sejatinya cukup disayangkan oleh pelatih atletik Indonesia, Eni Nuraini. Namun, ia juga mengaku tidak bisa berbuat banyak atas keputusan federasi tersebut. 

"Sebenarnya sayang jika tidak diturunkan. Tapi kami berpikir juga  jika turun di Kejuraan Dunia, kemudian Zohri juga baru pulih cedera, jadi kami perlu fokus (ke Kejuaraan Dunia dan Olimpiade) dulu," Eni menjelaskan. 

Baca Juga: Ketum PB PASI Pilih Turunkan Tim Junior di SEA Games 2019

Zohri sendiri bisa dikatakan berpeluang besar untuk bisa mempersembahkan medali emas bagi kontingen Indonesia di SEA Games 2019. Pasalnya, ia mampu mencatatkan sejumlah prestasi gemilang sejak 2018 silam. 

Yam Zohri sempat menggemparkan dunia dengan merebut medali emas untuk nomor 100 meter pada Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Tampere, Finlandia, pada Juli 2018. Saat itu 'Bocah Ajab dari Lombok' itu sukses mencatatkan waktu tercepat 10,18 detik. 

Tidak hanya itu, Zohri bahkan mampu menyegel tiket Olimpiade 2020 Tokyo saat tampil pada Kejuaraan Asia tertajuk Golden Grand Prix 2019 di Osaka, Jepang, Mei lalu. Pemegang medali perak Asian Games 2018 ini mampu merebut tiket Olimpiade setelah mencatatkan waktu 10,03 detik, unggul 0,02 detik dari limit yang ditentukan. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: